Jumat, 12 Juni 2026
Daerah  

Keunikan Desa Wisata Sulawesi Tengah, di Towale Donggala Ada Sumur Terbesar di Dunia

Keunikan Desa Wisata Sulawesi Tengah, di Towale Donggala Ada Sumur Terbesar di Dunia
Seorang remaja sedang menikmati jernihnya air Pusat Laut atau Puse Ntasi di Desa Towale Donggala, Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa

Desa Wisata Kuliner

Selanjutnya, Kadis Pariwisata Sulteng juga menjelaskan bahwa apabila para wisatawan yang ingin berkunjung ke Sulawesi Tengah apalagi datang ke Desa Towale, hal nomor satu yang perlu dilakukan adalah mencoba kuliner khas Sulteng yakni, Kaledo dan Dange.

Kaledo, kependekan dari kata Kaki Lembu Donggala, adalah makanan khas masyarakat Lembah Palu, terutama di wilayah Donggala. Makanan ini mirip dengan sup buntut. Bedanya, tulangnya dari kaki lembu dan disajikan dengan ubi, bukan dengan nasi.

Sedangkan Dange merupakan kuliner khas Sulteng yang terbuat dari sagu. Masyarakat Kota Palu menyebutnya dengan Jepa.

Baca jugaPotensi Wisata Bawah Laut Donggala Melimpah, Gubernur Sulteng : Kita Terlambat Mengelolanya

Kudapan pilihan masyarakat Donggala ini sangat khas karena proses pembuatannya sangat sederhana dan tergolong tradisional. Hanya menggunakan tungku dan belanga yang terbuat dari tanah liat.

Kudapan campuran sagu dan kelapa parut ini diyakini kualitas rasanya akan tetap terjaga jika proses pembuatannya menggunakan alat sederhana tersebut.

Menuju Desa Wisata Kelas Dunia

Keunikan Desa Wisata Sulawesi Tengah, di Towale Donggala Ada Sumur Terbesar di Dunia
Kadis Pariwisata Sulteng memaparkan keunikan Desa Wisata Sulawesi Tengah berupa sumur Puse Ntasi yang jadi obyek wisata. Foto: Biro Adpim Setdaprov

Salah satu upaya Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng dalam mewujudkan Desa Towale sebagai salah satu desa wisata pusat laut yang mendunia, adalah dengan mendorong Desa Towale untuk ikut dalam anugerah desa wisata karena melihat begitu banyak potensi di dalamnya.

“Kami bersyukur, Desa Towale masuk dalam 75 desa terbaik dalam anugerah desa wisata Indonesia,” ujarnya.

Atas upaya tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng akan terus memberikan pendampingan dan melatih khususnya Sumber Daya Manusia (SDM) serta memberikan edukasi kepada masyarakat tanpa meninggalkan apa yang sudah mereka pelihara menjadi kearifan lokal mereka khususnya sumber pendapatan dengan menenun.

“Kita juga sudah bekerjasama dengan fashion designer yang mendesain pakaian-pakaian yang bagus dan cantik. Dan bahkan di buat lagi dalam bentuk tas, sepatu dan berbagai macam produk lainya,” kata Diah.

  Bupati Donggala Pimpin Aksi Bersih Pantai Kawasan Wisata Bonebula

Terakhir, Kadis Pariwisata berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Donggala dan perangkat desa serta seluruh pihak untuk terus bekerja sama, mendukung, mempublikasikan dan mempromosikan Desa Towale sebagai desa wisata. (teraskabar)