Dan, keberadaan para komisioner KI Sulteng di periode ketiga, secara perlahan sudah mendongkrak capaian indeks keterbukaan publik Sulteng secara nasional. Dan, kini sudah berada di papan tengah. Meski capaian itu belum bisa jadi indikator keberhasilan. Karena KI Sulteng menargetkan bisa tembus tiga besar secara nasional.
“Awal-awalnya, indeks keterbukaan publik Sulteng secara nasional selalu menempati posisi bawah dari 33 provinsi yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : Panti Asuhan Baitul Rahim Sasaran Anjangsana RAPI Lokal 01 Paltim Ramadan 2022
Usai pembukaan FGD oleh Ketua KI Sulteng Abbas H A Rahim, selanjutnya para komsioner KI Sulteng, Sutrisno Yusuf, SH, M.Si (ketua bidang Penyelesaian Sengketa Informasi), Henny H. Ingolo, S.Sos, M.Si (ketua bidang Advokasi Sosialisasi Edukasi), Ridwan laki, S.Pd, M.Si (ketua bidang Kelembagaan dan Kerjasama), serta Ketua KI Sulteng H Abbas H. A Rahim, SH, MED, secara bergiliran memaparkan materi sesuai bidangnya masing-masing. Ketua AJI Palu Yardin Hasan yang juga informan ahli KI Sulteng, diundang untuk memaparkan materinya terkait eksistensi KI Sulteng dari perspektif insan jurnalis.
FGD yang dihadiri sejumlah jurnalis dari media cetak, online dan elektronik itu, dimulai sekitar pukul 9.00 Wita hingga jelang salat dhuhur. (teraskabar)






