Donggala, Teraskabar.id – Seorang Lansia diduga tersesat di perkebunan Desa Balukang 2, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Kakek berusia 80 tahun bernama Tihan Junaedi ini belum kembali dari kebun sejak Jumat (22/5/2026).
Warga Desa Balukang ini berangkat dari rumah bersama anaknya ke kebun pada Jumat (22/5/2026), sekitar pukul 7.00 Wita.
Sekitar pukul 11.30 wita, anak korban pergi ke masjid untuk melaksanakan salat Jumat, sementara korban tetap berada di pondok kebun. Namun, saat anak korban kembali sekitar pukul 13.00 wita, korban sudah tidak berada di lokasi pondok.
Pihak keluarga bersama masyarakat telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, namun hingga laporan diterima korban belum ditemukan sehingga meminta bantuan SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, SH., mengatakan, Tim Rescue USS Toli-Toli dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Lokasi kejadian berada di Perkebunan Desa Balukang 2, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, pada koordinat 0°32’32.7″N – 120°05’09.1″E, dengan jarak sekitar 213 kilometer dari USS Tolis.
Tim Rescue tiba di Polsek Sojol pada Sabtu dinihari (23/5/2026) pukul 02.10 Wita dan melaksanakan koordinasi bersama pihak keluarga guna menyusun rencana pencarian.
Selanjutnya pada pukul 07.00 wita, Tim Rescue USS Toli-Toli bersama unsur Potensi SAR melaksanakan briefing terkait kekuatan personel, kesiapan peralatan, pembagian tugas, serta penekanan keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.
Lansia Diduga Tersesat di Perkebunan Desa, Pencarian Metode Penyisiran Darat
Tim SAR Gabungan mulai melaksanakan operasi pencarian dengan membagi area pencarian ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) menggunakan metode ESAR dan penyisiran darat.
SRU I melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan metode pencarian rapat berjarak lima meter per personel dan melakukan trabasan pada area vegetasi yang cukup rapat.
SRU II melaksanakan penyisiran di aliran sungai sekitar lokasi kejadian dengan melakukan pemeriksaan pada sejumlah titik dan bebatuan yang dicurigai.
SRU III melakukan pencarian melalui jalur setapak menuju pondok-pondok kebun yang dicurigai sebagai tempat singgah korban.
SRU IV melaksanakan pencarian ke arah pemukiman warga serta menyebarkan informasi kepada masyarakat sekitar guna membantu proses pencarian.
Hingga saat ini korban masih dalam pencarian dan seluruh unsur SAR gabungan terdiri dari Tim Rescue USS Tolis, Polsek Sojol, Babinsa, dan masyarakat setempat, terus berupaya melakukan penyisiran di area yang dicurigai.
Tim SAR gabungan menghadapi kendala saat proses pencarian di lapangan yakni jaringan seluler di beberapa titik area pencarian mengalami blank spot akibat vegetasi yang cukup rapat. (red)






