Morowali, Teraskabar.id- Seorang warga asal Kabupaten Parigi Moutong tewas saat insiden ledakan smelter PT Wanxiang Nickel Indonesia (WNI) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (30/9/2022).
Kapolres Morowali AKBP Suprianto dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (1/10/2022), membenarkannya.
“Informasi yang kami dapat begitu, sementara tim telah menuju ke TKP,” kata Kapolres Morowali.
Baca juga: Seorang Karyawan Perusahaan Nikel di Morowali Tewas Tertimbun Tanah Longsor
Ia mengakui, pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi kejadian.

Data yang diperoleh di lapangan, insiden ledakan tersebut terjadi pada Jumat (30/9/2022) sekitar pukul 15.05 Wita, di PT. Wansiang Nickel Indonesia di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.
Baca juga: Insiden Ledakan Bom Ikan di Parimo, Dua Korban Merupakan Anak di Bawah Umur
Insiden ini terjadi akibat ledakan mesin penyaringan RKIEF PT Wansiang Nickel Indonesia yang mengakibatkan 3 orang korban.
Adapun identitas korban meninggal adalah Zulkifli (22) warga Tada Timur, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong.
Sedangkan korban yang mengalami luka berat, Suparti (46) warga Desa Onepute Jaya, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, dan Mr X warga Negara China, alamat Baho Motega, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.
Sehari sebelumnya, sebuah video viral yang menayangkan insiden ledakan Smelter PT Wanxiang Nickel Indonesia (WNI) pada Jumat (30/9/2022). Insiden tersebut dilaporkan telah merenggut korban jiwa.
Dalam video berdurasi 27 detik tersebut, terdengar suara yang diduga perekam video menyebutkan, bahwa telah terjadi ledakan di smelter.
“Banyak insiden, masyaallah,” ujarnya. (teraskabar)







