Sabtu, 20 Juni 2026
News  

Oknum Guru SMA di Palu Diciduk BNNK, Perantara Napi Rutan Jual Sabu

Oknum Guru SMA di Palu Diciduk BNNK, Perantara Napi Rutan Jual Sabu
Kepala BNNK Palu AKBP Baharuddin menyampaikan press rilis kepada beberapa awak media di kantor BNNK Palu, Senin( 20/3/2023). Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Seseorang oknum guru SMA di Kota Palu, Sulawesi Tengah, inisial RA ditangkap Badan Narkotika Nasional Kota( BNNK) Palu sebab jadi perantara penjualan narkotika jenis sabu.

“ Pelaku RA merupakan aparatur sipil negara di salah satu SMA Negeri di Palu,” kata Kepala BNNK Palu AKBP Baharuddin kepada beberapa awak media di kantor BNNK Palu, Senin( 20/3/2023).

Penangkapan terhadap pelaku yang merupakan warga BTN Palupi tersebut kata Baharuddin, berlangsung pada 13 Maret 2023 sekitar pukul 22. 30 Waktu indonesia tengah(WITA) di depan SMP Negeri 5 Palu di Kelurahan Tavanjuka, Kota Palu.

Baca jugaEnam Kasus Narkotika Diungkap BNNK Donggala di 2022

Saat sebelum menangkap pelaku katanya, pihak BNNK Palu melaksanakan penyamaran selaku pembeli serta menemui RA di depan SMP 5 Palu guna transaksi.

Setelah  pihak BNNK Palu melaksanakan undercover buy, menemui RA guna membicarakan pembelian sabu sebanyak satu bal dengan harga Rp 47 juta.

Disaat penggerebekan, kurir yang bawa sabu tersebut berhasil melarikan diri, akan tetapi berhasil menangkap pelaku RA beserta barang bukti. Di antaranya, satu paket sabu dengan berat bruto 49, 80 gr serta satu hp merek Xiomi Redmi 6.

Baca juga : Awalnya Iseng Membidik Kaleng Biskuit dengan Airgun, Wakil Ketua DPRD Bangkep Berurusan Polisi

Hasil pemeriksaan terhadap pelaku RA lanjutnya, oknum guru di salah satu SMA di Kota Palu itu mengakui memperoleh sabu tersebut dari narapidana inisial A yang saat ini berada di dalam Rutan Kelas II A Palu.

“ Jadi dari pengakuan RA ini jika baru kali pertama memesan sabu lewat WhatsApp  serta pertama kali kenal dengan A semenjak tahun 2015 lewat Medsos,” katanya.

  Tinjau Sekolah di Banggai, Wagub Sulteng Mendorong SMA/SMK Jadi BLUD

Pelaku RA serta A yang berada di Rutan Maesa Palu kerap berkomunikasi. Hasil komunikasi tersebut akhirnya RA memesan sabu satu bal sabu kepada A pada 13 Maret 2023.

“ Tersangka RA ini memiliki peranan selaku perantara dalam jual beli narkotika jenis sabu serta rencana tersangka ini bakal mendapat keuntungan Rp 2, 5 juta bila transaksi sukses,” ucapnya.

Pelaku RA menurutnya dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2, jo pasal 127 ayat 1 huruf a, UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“ Pelaku RA diancam pidana penjara paling singkat 6 tahun serta paling lama 20 tahun,” ucapnya. (teraskabar)