Sabtu, 25 April 2026

Paripurna LKPJ 2025 Morowali, Iriane Iliyas Tekankan Sinergi Tanpa Sekat dan Apresiasi DPRD

paripurna lkpj 2025 morowali iriane iliyas tekankan sinergi tanpa sekat dan apresiasi dprd
Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas bersama pimpinan DPRD dalam kegiatan Paripurna LKPJ 2025 Morowali, Rabu (22/4/2026). Foto: IKP.

Morowali, Teraskabar.id – Paripurna LKPJ 2025 Morowali berlangsung dalam suasana hangat sekaligus khidmat di ruang sidang DPRD Kabupaten Morowali, Rabu (22/4/2026). Pada momen itu, Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, berdiri menyampaikan apresiasi secara langsung kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid, sekaligus menempatkan forum tersebut sebagai ruang strategis untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah secara terbuka.

DPRD Dinilai Jalankan Fungsi Strategis Secara Optimal

Selanjutnya, Iriane menyoroti peran DPRD dalam menjalankan tiga fungsi utama, yaitu legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Ia menyebut kontribusi DPRD tidak hanya bersifat formal, melainkan juga substantif. Oleh karena itu, ia mengapresiasi kerja kolektif para legislator yang terus mengawal jalannya pemerintahan daerah dengan penuh tanggung jawab.

Lebih jauh, dalam Paripurna LKPJ 2025 Morowali, Iriane menegaskan bahwa pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 mencerminkan komitmen bersama untuk memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan. Ia menyatakan bahwa LKPJ bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi yang menyeluruh dan jujur terhadap capaian kinerja.

“LKPJ adalah cermin yang menunjukkan kondisi nyata kinerja pemerintah daerah. Setiap catatan, kritik, serta rekomendasi dari DPRD memiliki nilai strategis. Seluruh masukan tersebut akan menjadi dasar penting dalam menyempurnakan kebijakan publik ke depan,” ujar Iriane Iliyas.

Paripurna LKPJ 2025 Morowali: Instrumen Evaluasi dan Perbaikan Kinerja

Di sisi lain, Iriane menekankan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti rekomendasi DPRD secara konkret. Ia memastikan bahwa perbaikan akan mencakup berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, hingga pelaksanaan program pembangunan. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan perangkat daerah agar mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

  GAPIT Morowali Desak Penghentian Konsultasi Publik Terkait Izin Pengusahaan Sungai Karaopa

Seiring dengan itu, dalam Paripurna LKPJ 2025 Morowali, Iriane juga mengingatkan bahwa pertumbuhan industri dan investasi di wilayah Morowali harus berjalan seimbang dengan pembangunan sektor lain. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan hanya berfokus pada industri dan pertambangan. Sebaliknya, ia memastikan sektor pertanian, perikanan, serta UMKM tetap mendapat perhatian serius.

Tidak hanya itu, Iriane juga menambahkan bahwa pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar harus terus diperkuat. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Ia menilai pendekatan ini penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Pembangunan

Kemudian, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Fraksi Golkar DPRD Morowali atas perubahan struktur organisasinya. Ia berharap dinamika internal tersebut dapat memperkuat kinerja kelembagaan DPRD. Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh fraksi untuk terus menjaga semangat kerja sama dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Pada akhirnya, melalui Paripurna LKPJ 2025 Morowali, Iriane menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Ia menolak anggapan bahwa kedua lembaga berada pada posisi yang berseberangan. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah dan DPRD adalah mitra strategis yang saling melengkapi.

Sebagai penutup, Iriane mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan langkah tersebut, ia optimistis Morowali dapat tumbuh sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi. Ia juga menekankan bahwa sinergi tanpa sekat akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (G)