Sabtu, 2 Mei 2026
Daerah  

PT Vale Edukasi Petani Morowali: Manfaat Tanaman Herbal dan Sayur Organik

PT Vale Edukasi Petani Morowali: Manfaat Tanaman Herbal dan Sayur Organik
Ahli Herbal Medik, dr. Rianti Maharani edukasi petani di Desa Kolono pada Kamis (15/6/2023), manfaat herbal. Foto: Humas Media PT Vale

PT Vale Persiapkan Belajar Budidaya Tanaman Herbal

PT Vale Edukasi Petani Morowali: Manfaat Tanaman Herbal dan Sayur Organik
Peserta sosialisasi tanaman herbal yang digelar PT Vale. Foto: Humas PT Vale

Sementara itu, dr. Rianti menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan pertemuan persiapan untuk melihat antusiasme dan minat masyarakat dalam belajar budidaya tanaman herbal.

“Ternyata banyak sekali yang antusias,” ucapnya.

Baca jugaPetani di Blok Pomalaa Dapat Pelatihan Pertanian Organik Ramah Lingkungan dari PT Vale

Dia menjelaskan bahwa setelah sosialisasi, akan ada Pelatihan Herbal Dasar yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang. Pada pelatihan tersebut, peserta akan diajak untuk mengenali jenis, bentuk, dan khasiat tanaman obat, serta cara mengolah tanaman obat menjadi produk yang dapat dipasarkan.

Selanjutnya, pada tahun depan, para peserta akan mendapatkan pelatihan herbal lanjutan yang lebih intensif, di mana mereka tidak hanya mempelajari tanaman herbal untuk kesehatan, tetapi juga untuk kecantikan.

“Pada tahun depan juga akan ada sertifikasi. Tujuannya adalah agar masyarakat yang sudah tersertifikasi layak untuk memberikan ramuan atau memproduksi olahan herbal. Sertifikat yang kami berikan setara dengan Diploma 2 dalam pendidikan formal,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Morowali memiliki potensi yang baik untuk pembudidayaan tanaman herbal dan sayur organik. Tanah di kabupaten ini sangat subur, sehingga semua tanaman dapat tumbuh dengan baik, termasuk tanaman obat herbal dan sayur organik.

Selain itu, potensi lahan untuk budidaya tanaman obat herbal dan sayur organik juga sangat luas. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal.

“Potensi di sini luar biasa. Lahannya luas, apa pun yang kita tanam akan tumbuh karena tanah di sini sangat subur. Jadi sayang kalau potensi ini tidak dikembangkan,” katanya.

PT Vale Edukasi Bahaya Akibat Menggunakan Bahan Kimia

Sementara itu, Alik berbagi pengetahuan tentang bahaya yang dapat timbul jika petani masih menggunakan bahan kimia, dan memaparkan peluang bagi petani lokal yang ingin berkomitmen untuk mengolah sayur organik. Setelah mendengarkan penjelasan Alik, para peserta semakin antusias untuk mengikuti serangkaian pelatihan dan pendampingan dalam budidaya sayur organik.

  Workshop ILP Morowali Dorong Penguatan Puskesmas

Salah seorang petani, Astina, mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan banyak manfaat. Sebelumnya, dia hanya menggunakan tanaman-tanaman herbal sebagai bumbu dapur seperti kunyit dan jahe, tanpa mengetahui khasiatnya. Sekarang, setelah mendapatkan edukasi dari narasumber, dia menjadi tahu tentang manfaat yang luar biasa dari tanaman herbal tersebut. Sehingga dia semakin semangat untuk ikut dalam program ini.

Baca jugaBinaan PT Vale, Petani Panen Raya SRI Organik di Desa Kolono Morowali

“Semoga saya bisa mengikuti program ini sampai selesai dan bisa memberikan manfaat bagi diri pribadi dan juga teman-teman yang membutuhkan tanaman herbal,” ungkapnya.

Pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan tanaman herbal dan pertanian sayur organik telah diadakan oleh PT Vale dalam beberapa tahun terakhir, di tiga provinsi yang merupakan area konsesi perusahaan. Bahkan, pendekatan yang dilakukan PT Vale untuk mendorong pemanfaatan tanaman herbal bagi kesehatan masyarakat telah mendapat pengakuan pada tahun 2022 lalu dengan penghargaan kategori emas (Gold) dari Indonesia Sustainable Development Award (ISDA). (teraskabar)