Tolitoli, Teraskabar.id– Karena adanya bantuan revitalisasi perbaikan ruang kelas, sebanyak 120 Murid di SD 1 Tinigi, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, melakukan proses pembelajaran dengan cara membagi waktu.
Pembagian waktu belajar yang diterapkan kepada murid SD itu dibagi dua tahap, murid di kelas satu hingga kelas tiga diberlakukan jadwal masuk belajar mulai pukul 7.00 Wita dengan waktu pulang pukul 11.00 Wita. Selanjutnya kelas empat hingga kelas enam mulai pukul 11.00 hingga pukul 15.Wita.
” Normalnya jam 14.00 murid di SD ini pulang sekolah, tetapi karena ada perbaikan lima ruang kelas sehingga diberlakukan proses pembelajaran dengan jam belajar dimajukan mulai pukul 07.00 – 15.00 Wita,” kata Kepala SD 1 Desa Tinigi, Ernawaty S.Pd., kepada media ini saat dijumpai di kantornya, Jumat (27/09/2025).

Perbaikan lima ruang kelas di sekolah ini lanjutnya, menggunakan program pemerintah bantuan revitalisasi senilai kurang lebih Rp948 juta. Selain ruang kelas ada juga pembangunan ruang kantor dan toilet untuk murid SD.
Tiga ruang belajar yang dipergunakan dalam sementara waktu untuk proses pembelajaran oleh murid SD 1 Tinigi dikarenakan adanya program bantuan revitalisasi yaitu diantaranya satu ruangan kelas, ruangan perpustakaan dan ruangan guru.
Pada pembangunan rehabilitasi dan bangun baru untuk SD di Tolitoli hanya diprogramkan untuk sekolah yang kondisinya mengalami tingkat kerusakan di atas 50 persen. Di Tolitoli ada 12 SD dan enam SMP yang mendapatkan program bantuan revitalisasi.
” Pembangunan SD yang dapat program tersebut adalah berkaitan dengan data pokok pendidikan dan panitianya melibatkan fasilitator dari Untad,” katanya. (ram/teraskabar)







