Palu, Teraskabar.id – Ditresnarkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil menggagalkan narkotika jenis sabu sebanyak 25 kilogram yang hendak dibawa ke Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pelaku berikut barang bukti yang hendak dibawa ke Sidrap dengan mobil travel ditangkap di Jalan Kemakmuran Desa Boya, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Ahad malam (31/3/2024).
Baca juga: Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu 1 Kg Melalui Jasa Ekspedisi di Tatanga Palu
“Pelaku inisial AN (42), karyawan swasta, alamat Jalan Poros Kulo Desa Rijang Panau, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap,” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono dihadapan media didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol. Dasmin Ginting, Jumat (5/4/2024).
Kabidhumas menyebut, pelaku AN ditangkap karena diketahui membawa atau mengawal sabu yang terbungkus didalam karung. Setelah diperiksa berjumlah 25 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat 25 kilogram.
AN ungkap Kombes Pol. Djoko Wienartono berperan sebagai membawa atau mengawal sabu dari Malaysia masuk ke Indonesia.
“Pengungkapan ini tidak lepas karena adanya informasi masyarakat yang terus didalami tim Ditresnarkoba Polda Sulteng,” jelas Djoko.
Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 29 Kg Sabu Asal Malaysia
“Kronologis penangkapan, AN dari Kabupatem Sidrap Provinsi Sulsel menuju Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. 10 hari di Tarakan ia mendapat perintah dari E yang merupakan bosnya untuk bertemu K di Malaysia guna menerima sebanyak 25 bungkus sabu untuk dibawa atau dikawal dengan kapal kayu tujuan Indonesia bersama dengan 4 orang ABK kapal,” ujarnya.
Hasilnya, pada hari Ahad (31/3/2024) pukul 20.30 Wita, AN berhasil ditangkap tim Ditresnarkoba Polda Sulteng di wilayah Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.
Sementara itu Ditrrsnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol. Dasmin Ginting menerangkan, pelaku AN untuk membawa sabu 25 kilogram dari Malaysia ke Indonesia dijanjikan upah sebesar Rp100 juta.
“Dan untuk diketahui pelaku AN membawa atau mengawal sabu dari Malaysia ke Indonesia ini untuk yang kedua kalinya,” tegas Dasmin.
Baca juga: Polda Sulawesi Tengah Musnahkan 29 Kg Sabu Asal Malaysia
“Tersangka saat ini ditahan di Polda Sulteng diduga melanggar pasal 114 ayat (2) Undang Undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati dan pidana penjara paling singkat 6 tahun. Dan pasal 112 ayat (2) dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup dan paling singkat 5 tahun,” bebernya.
Kombes Pol. Dasmin Ginting menjelaskan, dengan terungkapnya sabu sebanyak 25 kilogram, bila diasumsikan setiap 0.2 gram atau 1 gram digunakan 5 orang, maka Polda Sulteng bisa menyelamatkan atau mencegah penggunaan sabu terhadap 124.540 orang. (teraskabar)