Senin, 22 Juni 2026
Ekbis, Home  

SE2026 di Sulteng Libatkan 3.210 Petugas, Sasar 1,5 Juta Pelaku Usaha

SE2026 di Sulteng Libatkan 3.210 Petugas, Sasar 1,5 Juta Pelaku Usaha

Palu, Teraskabar.id – Sensus Ekonomi 2026 dimulai ditandai dengan pencanangan SE2026 di Taman Vatulemo, Kota Palu, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day pada Ahad (21/6/2026). SE2026 di Sulteng libatkan 3210 petugas, menyasar 1,5 juta pelaku usaha.

Pencanangan ini menjadi momentum penting untuk membangun komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang diawali dengan senam Bersama tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid; Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido; Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina; Inspektur Utama BPS RI, Dadang Hardiawan; Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Daryanto; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah, kepala instansi vertikal, perwakilan asosiasi dan pelaku usaha, media massa, serta jajaran BPS Provinsi Sulawesi Tengah, BPS Kota Palu, BPS Kabupaten Sigi, dan BPS Kabupaten Donggala bersama mitra statistik.

Sebagai simbol dukungan terhadap pelaksanaan SE2026, Gubernur Sulawesi Tengah membacakan deklarasi sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas, memperkuat sinergi, serta mendukung penyediaan basis data ekonomi yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Inspektur Utama BPS RI, Dadang Hardiawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungan yang diberikan dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sekaligus membangun kepercayaan masyarakat untuk menerima kehadiran petugas sensus.

Lebih lanjut, Dadang menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memotret struktur dan karakteristik perekonomian Indonesia hingga tingkat daerah.

Pendataan lapangan SE2026 berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. BPS menerjunkan 3.210 petugas untuk mendata sekitar 1,5 juta pelaku usaha di Sulawesi Tengah secara door to door. Masyarakat Sulawesi Tengah diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan SE2026 melalui gerakan TIR, yaitu Terima kedatangan petugas sensus, Isi data dengan benar dan lengkap, serta Rahasia data yang diberikan dijamin dan dilindungi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

  Lonjakan Harga Material Sirtu Ancam Pembangunan IKN, Kementerian PUPR Temui Pemprov Sulteng

Kegiatan pencanangan ditutup kuis interaktif berhadiah yang melibatkan pengunjung Taman Vatulemo. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin mengenal Sensus Ekonomi 2026 dan berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus serta memberikan data yang akurat demi terwujudnya data ekonomi berkualitas untuk Indonesia yang lebih maju. (red)