Palu, Teraskabar.id – Menyikapi kisruh pemberitaan mengenai Gubernur Sulteng Rusdi Mastura keluar dari partai NasDem, Tenaga Ahli M.Ridha Saleh bertandang ke kantor DPW Nasdem Sulawesi Tengah, Senin (6/3/2023).
Kedatangan M. Ridha Saleh tersebut disambut hangat oleh para pengurus DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah. Kedatangannya merupakan salah satu bentuk tabayyun atas pemberitaan yang tengah ramai beredar di media.
Baca juga : Gubernur Sulteng Bentuk Tim Investigasi Sikapi Jual Beli Jabatan di Pemprov
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPW NasDem Bidang Penggalang Massa dan Komunitas Khadafi Badjerey sangat mengapresiasi upaya tabayyun Tenaga Ahli Gubernur Sulteng M. Ridha Saleh. Upaya tabayyun merupakan sebuah langkah yang baik yang dilakukan oleh seorang tenaga ahli. Hal ini menunjukkan kepekaannya atas permasalahan yang terjadi.
“ Gaya kepemimpinan seperti ini harusnya ditunjukkan oleh Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura, bukan malah dilakukan oleh seorang tenaga ahli. Apalagi selama ini kami di DPW partai Nasdem sendiri tidak memiliki masalah dengan beliau,“ ujar Wakil Ketua DPW NasDem Sulteng Bidang Penggalang Massa dan Komunitas, dikutip dari rilis yang diterima media ini dari Humas Media Partai Nasdem Sulteng, Selasa (7/3/2023).
Baca juga : Gubernur Sulteng dan Istri Sikapi ‘’Kalau Tidak Bisa Terima Kasih Jangan Fitnah Kami’’
Lebih lanjut ia mengatakan, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura yang merupakan pengurus dan menempati posisi ketua dewan pertimbangan dan juga sebagai pemimpin daerah yang diusung oleh partai NasDem, sebaiknya berjiwa besar untuk menyelesaikan langsung permasalahan ini bersama dalam suasana kekeluargaan. Agar tidak ada lagi pemberitaan – pemberitaan di media yang saling menyudutkan.
Baca juga : Pemda Alami Degradasi Kepercayaan Publik Bila Jual Beli Jabatan Dibiarkan
Pada pertemuan bersama tenaga ahli Gubernur Sulteng M. Ridha Saleh, wakil Ketua DPW NasDem Bidang Penggalang Massa dan Komunitas menambahkan bahwa Partai NasDem sendiri sangat menghargai keputusan politik yang diambil oleh Gubernur Sulteng Rusdi Mastura. Pihaknya tidak akan melarang ataupun mempermasalahkan hal tersebut. Jika ingin keluar silakan, tanpa perlu melakukan sikap atau perkataan yang mencederai atau melukai partai. (teraskabar)






