Kamis, 13 Agustus 2026

Tertangkap Basah Curi Sawit Warga di Morowali Utara, Dua Pelaku Sempat Kabur Sebelum Akhirnya Diringkus

Tertangkap Basah Curi Sawit Warga di Morowali Utara, Dua Pelaku Sempat Kabur Sebelum Akhirnya Diringkus

Morowali Utara, Teraskabar.id – Aksi pencurian buah kelapa sawit di Blok 121 Desa Tanasumpu, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, berakhir ricuh. Tiga pelaku pencurian di lahan milik warga bernama Arimin tertangkap basah oleh massa pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.

Kapolres Morowali Utara, AKBP Junaidy Anthonius Weken, S.I.K., membenarkan insiden operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh warga setempat tersebut.

“Benar, pada Senin (10/8/2026) terjadi tangkap tangan pelaku pencurian buah sawit di perkebunan warga Desa Tanasumpu. Dari tiga pelaku, dua di antaranya sempat melarikan diri saat massa hendak membawa mereka ke Polsubsektor Mamosalato. Namun alhamdulillah, pada Selasa (11/8/2026), seluruh pelaku sudah berhasil diamankan di Polsek Bungku Utara dan situasi di lokasi saat ini sudah kondusif,” ujar Kapolres.

Secara terpisah, Kapolsek Bungku Utara IPTU Denny Robert menjelaskan kronologi penangkapan ketiga tersangka, yakni AK alias K (37) dan Z alias J (31) asal Desa Tanasumpu, serta SH alias U (38) asal Desa Pandauke, Kecamatan Mamosalato.

Insiden bermula ketika ketiga pelaku tertangkap basah oleh warga saat tengah memuat buah sawit hasil curian ke atas mobil pikap milik mereka. Saat hendak digiring ke Polsubsektor Mamosalato, ketiganya mencoba melarikan diri.

“Dua pelaku, yakni Z dan SH, berhasil kabur. Sementara pelaku AK yang tidak sempat melarikan diri menjadi sasaran amuk massa. Mobil pikap yang digunakan para pelaku juga tidak luput dari kerusakan akibat kemarahan warga,” beber IPTU Denny.

Pelaku AK kemudian dievakuasi dan diamankan di Polsubsektor Mamosalato. Tak lama berselang, petugas mendapat informasi keberadaan pelaku Z. Sekitar pukul 22.00 WITA, Z berhasil diciduk dan diamankan ke Polsubsektor, namun ia juga sempat menjadi sasaran amuk warga yang emosi.

  Gubernur Anwar Hafid Soroti Pengelolaan Pajak Perusahaan di Morowali dan Morut

Untuk mengantisipasi situasi yang kian memanas seiring bertambahnya jumlah massa, personel Polsubsektor Mamosalato berkoordinasi dengan personel Koramil 1311-06 Bungku Utara untuk meredam amarah warga. Kedua pelaku akhirnya dievakuasi ke Polsek Bungku Utara dan tiba sekitar pukul 01.00 WITA dini hari.

Pelarian satu tersangka tersisa tak berlangsung lama. Pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 09.42 Wita, tersangka SH akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Bungku Utara dengan pengawalan ketat petugas.

Sore harinya, sekitar pukul 13.00 Wita, gelombang warga dari Desa Tanasumpu dan Desa Pandauke mendatangi Polsek Bungku Utara. Mereka mendesak kepolisian untuk memproses hukum ketiga pelaku secara tegas. Kekesalan warga memuncak lantaran dua dari tiga pelaku, yakni AK dan SH, merupakan residivis kasus serupa yang sebelumnya pernah diselesaikan secara kekeluargaan di Kantor Desa Tanasumpu.

Saat ini, ketiga pelaku telah ditahan di Polsek Bungku Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara situasi keamanan di wilayah Mamosalato dipastikan telah kembali aman dan terkendali.(red)