Jumat, 6 November 2026

Wabup Morowali Lepas Kontingen LASQI ke Festival Seni dan Qasidah Sulteng

Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas melepas kontingen LASQI. Foto: IKP.
Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas melepas kontingen LASQI. Foto: IKP.

Morowali, Teraskabar.id – Wakil Bupati atau Wabup Morowali lepas kontingen Kabupaten Morowali untuk mengikuti Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Tolitoli.

Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali, Kamis (5/11/2026). Melalui ajang tersebut, Morowali ingin menunjukkan kemampuan seni sekaligus memperkuat eksistensi budaya Islami di tingkat provinsi.

Wabup Morowali lepas kontingen dengan pesan khusus mengenai tanggung jawab, kedisiplinan, kesehatan, dan semangat kebersamaan selama mengikuti kompetisi.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Morowali Abd Rifai Rone. Hadir pula Ketua Harian LASQI Morowali Hj. Marwany, jajaran pengurus, pembina, serta para peserta.

Wabup Morowali Lepas Kontingen, Tekankan Nama Baik Daerah

Dalam sambutannya, Iriane menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI). Ia juga memberikan penghargaan kepada pembina, pelatih, serta peserta yang telah mempersiapkan diri menghadapi festival.

Menurut Iriane, keikutsertaan dalam festival tidak sekadar mengejar prestasi perlombaan. Namun, kesempatan tersebut juga membuka ruang pengembangan kemampuan dan memperluas hubungan antardaerah.

Karena itu, ia meminta seluruh anggota kontingen menjaga kondisi kesehatan, disiplin, serta kekompakan selama menjalankan agenda kompetisi.

“Bawalah nama baik Kabupaten Morowali dengan penuh tanggung jawab. Jadikan festival ini sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan, memperluas wawasan, serta mempererat tali persaudaraan,” pesannya.

Selain menekankan tanggung jawab, Iriane berharap seluruh peserta memperoleh perlindungan selama perjalanan menuju Tolitoli.

Ia juga mengharapkan kelancaran seluruh rangkaian perlombaan agar kontingen mampu meraih hasil terbaik. Dengan demikian, para peserta dapat membawa kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Morowali.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati Morowali secara resmi melepas kontingen Kabupaten Morowali untuk mengikuti Festival Seni dan Kasidah Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Tolitoli.” Ucapanya

  Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Morowali, Iriane Iliyas Hadiri Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur

Wabup Morowali Lepas Kontingen Morowali, Siapkan Puluhan Peserta

Sementara itu, Ketua Harian sekaligus Ketua Panitia, Hj. Marwany, menjelaskan kesiapan kontingen Morowali menghadapi festival tingkat provinsi tersebut.

Dalam laporannya, Marwany menyebut sejumlah cabang perlombaan yang akan diikuti para peserta. Komposisi kontingen mencakup kategori rebana klasik serta cabang Bivo dan Bifo.

“Adapun peserta yang diberangkatkan terdiri atas cabang rebana klasik putra sebanyak 11 orang, rebana klasik dewasa putri sebanyak 11 orang, serta peserta cabang Bivo tingkat anak-anak putra-putri dan Bifo dewasa putra-putri beserta pendamping dengan jumlah kurang lebih 10 orang.” Tuturnya

Komposisi tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai kelompok usia dalam delegasi Morowali. Selain itu, keikutsertaan kategori putra dan putri memperlihatkan upaya LASQI mengembangkan partisipasi seni qasidah secara lebih luas.

Wabup Morowali lepas kontingen dengan harapan para peserta mampu mengoptimalkan persiapan yang telah mereka jalani. Selanjutnya, mereka akan menghadapi persaingan dengan perwakilan kabupaten dan kota lainnya.

Festival Berlangsung 7–10 November 2026

Panitia menjadwalkan Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026 pada 7–10 November 2026.

Kabupaten Tolitoli menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut. Panitia memilih Lapangan Taman Kota Gaukan Mohammad Bantilan sebagai lokasi utama festival.

Ajang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi antarkontingen. Lebih dari itu, festival seni dan qasidah juga memberikan ruang bagi pelestarian seni Islami serta pengembangan kreativitas generasi muda.

Bagi Morowali, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi seni daerah. Pada saat yang sama, para peserta dapat memperkaya pengalaman melalui interaksi dengan delegasi dari berbagai wilayah.

Wabup Morowali lepas kontingen sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap aktivitas seni dan budaya. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong LASQI terus membina generasi muda dan menjaga keberlanjutan seni qasidah.

  Gubernur Sulteng Dorong Pembentukan Dinas Damkar dan Penguatan Peran Satpol PP

Kini, kontingen Morowali membawa harapan masyarakat menuju Tolitoli. Prestasi tentu menjadi target, tetapi semangat persaudaraan, sportivitas, dan kecintaan terhadap seni juga menjadi bagian penting dari perjuangan mereka.