Palu, Teraskabar.id – Yayasan Syukuran Aminuddin Amir Foundation (SAAF) terus memperluas gerakan sosial dan kemanusiaannya ke sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah. Kali ini, SAAF resmi membentuk struktur kepengurusan di Kota Palu, ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.
Pembentukan struktur SAAF Kota Palu menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan organisasi sekaligus menghadirkan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Dalam pertemuan yang digelar di salah satu kedai kopi di Kota Palu, (22/8), Hendrawanto Dwi Pangestu, S.T. dipercaya secara musyawarah mufakat sebagai Ketua SAAF Kota Palu. Sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Dimas Priya Aditya.
SAAF Kota Palu dibentuk sebagai bagian dari struktur dan perpanjangan tangan Yayasan SAAF yang berkedudukan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjembatani sekaligus merespons berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, kemanusiaan, pendidikan, keagamaan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.
Salah satu koordinator wilayah yang ditunjuk untuk membentuk struktur kepengurusan SAAF Kota Palu, Azman, mengatakan kehadiran yayasan tersebut diharapkan mampu menjadi ruang bagi anak-anak muda produktif di Kota Palu untuk berhimpun, berkolaborasi dan mengambil peran dalam kerja-kerja sosial.
Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam menjawab berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat. Karena itu, SAAF diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu mengorganisir potensi tersebut agar dapat diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
“Yayasan ini bisa menjadi wadah anak-anak muda produktif Kota Palu dalam berhimpun, merespons hingga menindaklanjuti kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat,” kata Azman.
Ia mengungkapkan, kehadiran SAAF mendapat respons positif dari kalangan anak muda di Kota Palu. Mereka secara sadar memilih bergabung dan mengorganisir diri melalui yayasan tersebut sebagai wadah untuk berkontribusi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, yayasan ini direspons positif oleh anak-anak muda di Kota Palu. Secara sadar, mereka memilih mengorganisir diri ke dalam Yayasan SAAF sebagai wadah teman-teman untuk berhimpun,” ujarnya.
Terpilihnya Hendrawanto sebagai Ketua SAAF Kota Palu menjadi langkah awal untuk membangun struktur organisasi yang lebih kuat dan solid. Kepengurusan yang baru terbentuk tersebut selanjutnya akan menjalankan berbagai agenda organisasi dengan tetap berkoordinasi bersama pengurus pusat dan pembina Yayasan SAAF.
Dalam waktu dekat, pengurus SAAF Kota Palu akan dideklarasikan secara resmi. Deklarasi tersebut diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat kolaborasi antara yayasan, pemerintah setempat, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kerja-kerja sosial dan kemanusiaan yang dilakukan SAAF dapat berjalan secara terarah serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Palu.
Yayasan Syukuran Aminuddin Amir Foundation sendiri dideklarasikan di Luwuk, Kabupaten Banggai, pada 24 Juli 2026. Yayasan tersebut dipimpin oleh Risdianto Pattiwael sebagai Ketua Umum.
Sejak dideklarasikan, SAAF terus mendorong berbagai kerja sosial dan kemanusiaan di wilayah Sulawesi Tengah. Perluasan struktur organisasi ke Kota Palu menjadi bagian dari langkah yayasan untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus membangun jejaring kolaborasi di berbagai daerah.
Dengan terbentuknya SAAF Kota Palu, organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk mengubah kepedulian menjadi aksi nyata.
Semangat tersebut menjadi modal penting bagi SAAF untuk terus hadir di tengah masyarakat, bergerak bersama, dan memberikan manfaat melalui kerja-kerja sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. (red)







