Sabtu, 20 Juni 2026
Home, News  

500 Lebih Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa BERANI Cerdas Awal Pekan Ini

500 Lebih Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa BERANI Cerdas Awal Pekan Ini
Gubernur Sulteng Anwar Hafid meninjau langsung ruang server, tempat ribuan data pendaftar sedang diproses di Dinas Pendidikan Provinsi pada Kamis pagi (26/6/2025). Foto: Dok

Palu, Teraskabar.id– Sebanyak 6.700-an mahasiswa sudah dinyatakan valid berkas yang mereka unduh ke aplikasi beasiswa BERANI Cerdas. Sebanyak 500 lebih mahasiswa akan menerima pembayaran Beasiswa BERANI Cerdas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, melalui rekening masing-masing penerima pada Senin (21/7/2025).

“Insya Allah Senin besok (21/7/2025), lima ratusan mahasiswa akan memperoleh pembayaran beasiswa BERANI Cerdas,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, SKM.,M.Kes., Ahad sore (20/7/2025).

Secara umum kata Yudiawati, sebanyak 52.ribuan mahasiswa yang mengikuti Program BERANI Cerdas sudah terverifikasi dokumen kependudukannya di Dukcapil. Sementara para mahasiswa yang mengikuti Program BERANI Cerdas dan telah mengunggah berkas pendaftaran sebagaimana yang dipersyaratkan, sudah mencapai sekitar 10 ribuan orang.

Menjawab pertanyaan media mengenai penyebab keterlambatan penyaluran Beasiswa BERANI Cerdas bagi lima ratusan penerima tersebut. Menurut Yudiawati, karena masih harus melalui tahapan kross chek di Biro Kesra Setdaprov Sulteng, untuk memastikan calon penerima yang diusulkan benar-benar tidak ada masalah lagi untuk penyalurannya kepada penerima.

“Insya Allah kami akan kirimkan setiap hari nama-nama  yang berhak menerima beasiswa,” ujar Yudiawati.

Begitupula ketika ditanya mengenai total dana yang dialokasikan Pemprov Sulteng untuk Program BERANI Cerdas dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa, Yudiawati mengatakan, alokasi anggarannya di kisaran Rp150 miliar.

“Saya tidak hapal (angka pastinya) karena bukan di kami tapi di Biro Kesra anggarannya. Kecuali dana Bosda, Prakerin dan beasiswa untuk siswa SMA, SMK, SLB, serta sekolah swasta, datanya ada pada kami sesuai kewenangan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Biro Kesejahteraan (Kesra) Setdaprov Sulteng, Drs. Awaludin, M.M.,  dikonfirmasi terkait total anggaran beasiswa yang akan dikucurkan untuk lima ratusan mahasiswa tersebut pada Senin (21/7/2025), meminta waktu hingga esok hari untuk mendapatkan data akuratnya.

  Istri Gubernur Sulteng Gratiskan BPJS dan Pendidikan Tiga Anak Sakit karena Orangtuanya Dipenjara

“Iya, besok baru bisa diinfokan supaya tidak salah,” kata Awaludin.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng Anwar Hafid menginstruksikan Dinas Pendidikan Provinsi agar mempercepat proses verifikasi data pendaftar beasiswa kuliah BERANI Cerdas.

Arahan ini disampaikan usai meninjau langsung ruang server, tempat ribuan data pendaftar sedang diproses di Dinas Pendidikan Provinsi pada Kamis pagi (26/6/2025).

“Jangan kita dianggap mengulur waktu padahal uang sudah siap,” imbuhnya ke dinas pendidikan untuk percepatan verifikasi pendaftar yang sudah menyentuh 80 ribu orang.

Program BERANI Cerdas adalah gebrakan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing SDM lewat pemberian beasiswa kuliah untuk membayar UKT per semester.

Penerima program adalah warga Sulteng dengan bukti identitas KTP Sulteng dan berasal dari keluarga prasejahtera dengan bukti surat keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan atau memiliki prestasi akademik IPK minimal 3.0 dengan bukti Kartu Hasil Studi (KHS) bagi mahasiswa program sarjana yang sedang menempuh kuliah atau nilai rata-rata rapor minimal 85 bagi calon mahasiswa baru.

Syarat IPK minimal 3.5 berlaku bagi pendaftar dari mahasiswa program Pascasarjana (S2/S3) yang sedang menempuh kuliah.

Sementara batas usia bagi pendaftar BERANI Cerdas dimulai dari 18 tahun hingga 25 tahun.

Gubernur lalu menemukan rumitnya alur verifikasi yang mengharuskan pencocokan data dengan instansi lain dan memakan waktu lama, misalnya dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk mengecek validitas data KTP-nya.

Karena itu, ia menekankan penyederhanaan alur supaya proses verifikasi dapat dipercepat, sehingga dana beasiswa yang telah dialokasikan dari APBD Provinsi dapat segera ditransfer ke rekening penerima program.

Saat peninjauan berlangsung, tercatat sudah 30 ribuan data pendaftar yang berstatus terverifikasi dan tinggal menunggu transferan di rekening untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). (red/teraskabar)

  Di Bolana Lambunu Parimo, Anwar Hafid Disambut Atraksi Seni Bela Diri