Kamis, 4 Juni 2026
Daerah  

Anggaran KONI Tolitoli Miliaran Rupiah, Ratusan Juta Insentif Atlet dan Pelatih Tak Dibayar

Dana Porprov Didalami Kejari Tolitoli, Giliran Asrul Bantilan Dipanggil Penyidik
Kantor KONI Tolitoli. Foto: Ramlan

Tolitoli, Teraskabar – Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tolitoli tahun 2022 sebesar Rp3,9 Miliar. Namun sekitar Rp288 juta lebih dana insentif untuk para pelatih dan atlet yang mewakil Tolitoli mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX yang digelar di Kabupaten Banggai tak terbayarkan.

“Padahal anggaran KONI lumayan besar nilai dari APBD, tetapi kami heran insentif pelatih dan asisten pelatih yang jumlahnya 66 orang serta para atlet 250 orang sekarang ini belum dibayarkan,”  kata Gidion Siswadi, selaku sekretaris Cabor Persatuan Tinju Nasional Tolitoli kepada media ini, Rabu (28/12/2022).

Dari total anggaran KONI tahun ini kurang lebih Rp3,9 Miliar, sekitar Rp1,9 Miliar telah dipergunakan untuk kebutuhan penyelenggaraan Porprov di Kabupaten Banggai. Sementara jumlah atlet yang diberangkatkan mengikuti pesta olahraga tingkat provinsi itu sekitar 250 atlet yang terdiri dari 23 Cabang Olahraga (Cabor).

” 250 orang atlet muda asal Tolitoli didampingi pelatih dan asisten pelatih dengan jumlah keseluruhan 66 orang,” urai Gidion.

Pelatih dan asisten pelatih yang mendampingi atlet dijanjikan akan dibayarkan insentifnya masing-masing sebesar Rp150 ribu perorang selama tujuh hari. Sedangkan atlet Rp125 ribu perorang juga selama tujuh hari.

Awalnya ratusan juta insentif atlet tersebut mau dibayarkan jelang pemberangkatan, belakangan berubah setelah balik dari berlaga tetapi hingga sekarang janji tersebut juga tak ditunaikan.

Terkait belum dibayarkan insentif para kontingen yang mengikuti Porprov di Banggai itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Tolitoli, Mansyur Pondang membenarkan. Ia menjelaskan, anggaran yang dipersiapkan dalam pelaksanaan Porporov tersebut di angka sekitar Rp2,1 Miliar, tetapi yang dicairkan lewat APBD melalui bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Tolitoli hanya sekitar Rp1,9 Miliar. Sehingga, secara otomatis dana insentif tak bisa dibayarkan.

  KPU Run Ajang Sosialisasi Pilkada Damai di Morowali Utara

” Karena anggarannya tidak mencukupi akhirnya insentif yang dijanjikan itu belum dapat dibayarkan, kita menunggu tahun 2023, apalagi belanja insentif tidak tercantum dalam RKA sebelumnya, sehingga tak dibayarkan,” katanya.

Menyangkut anggaran KONI yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp 3,9 Miliar, menurutnya senilai Rp2 Miliar penganggarannya melalui ABPD awal, sedangkan Rp1,9 Miliar APBD Perubahan.

” Dari anggaran Rp2 Miliar itu, Rp650 juta dialihkan untuk kegiatan Porprov, sementara Rp350 juta untuk dana pembinaan Cabor sisa dana oprasional pengurus KONI,” rinci Mansyur Pondang. (ram/teraskabar)