Senin, 4 Mei 2026
Daerah  

DPRD Morut Sikapi Bantuan Mobil BUMdes yang Dikancing Kadishub

DPRD Morut Sikapi Bantuan Mobil Bumdes yang Dikancing Kadishub
Muhammad Safri. Foto: Ramlan

Morut, Teraskabar.id – Terkait penahanan kendaraan Bantuan Usaha Milik Desa (BUMdes) yang dilakukan  Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Morowali Utara (Morut), Irwan Ibon, akan dipertanyakan wakil ketua dua DPRD Kabupaten Morut.

” Saya belum tau kalau ada kendaraan BUMdes bantuan yang tidak dibagikan ke kelompok penerima, nanti saya tanyakan apa alasan Kadis itu,” kata Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Morut, Muhammad Safri, kepada media ini, Jumat (5/05/2023).

Baca jugaKadishub Morut Dituding Kancing Mobil Bantuan untuk Bundes

Kendaraan Bantuan BUMdes yang ditahan itu jika benar adanya maka sebaiknya pihak Kadis Morut tidak dibolehkan berprilaku yang kurang terhormat.  Sejatinya kendaraan bantuan yang sudah dapat disalurkan sesuai peruntukan dan petunjuk pelaksanaan menyangkut kepentingan usaha di desa yang dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat di Morut.

“Kalau kendaraan bantuan itu ditahan harusnya ada alasannya, apa motivasinya sehingga mobil operasional untuk Bumdes itu tidak dibagikan ke desa-desa,” tegas Safri ditemui dalam perjalanan dari kecamatan Bungku Utara menuju Kolonodale.

Sebelumnya, mobil bantuan BUMdes yang diperuntukkan menjadi kendaraan operasional dalam kegiatan usaha di sejumlah desa di Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morut, yang melekat di Dinas Perhubungan  Morut, sejak tahun 2021 tak disalurkan. Pihak Kepala Dinas Perhubungan, Irwan Ibon dituding tak mau menyalurkan kendaraan bantuan tersebut, tak jelas apa penyebabnya.

Baca jugaGubernur Sulteng Bentuk Tim Investigasi Sikapi Jual Beli Jabatan di Pemprov

” Ada tiga desa yang sudah pernah proposal untuk Mobil BUMdes, proposal tersebut sejak tahun 2020 tapi herannya sampai hari ini mobil itu tak dibagi padahal diadakan sejak tahun 2022,” jelas Kepala Desa Baturube, Kecamatan Bungku Utara, Awaludin B Tahir.

  Dapur MBG di Parilangke Morowali Perkuat Gizi dan Dorong Ekonomi Lokal

Ketiga desa yang mengajukan proposal untuk mendapatkan kendaraan operasional BUMdes tersebut meliputi Desa Opo, Desa Baturube, Desa Lemo. Dari puluhan desa yang memiliki kemajuan usaha pada pengelolaan Bundes di Kabupaten Morowali Utara, Desa Baturube tercatat sebagai peringkat ketiga dalam hal memajukan usaha Bundes.

” Kalau BUMdes kita aset bergeraknya sudah Rp300 juta, usahanya bergerak di gilingan padi, Saprodi, LPG dan wisata pantai,” ungkap Kades itu.

Baca jugaSikapi Pemberitaan Soal Gubernur Sulteng, Ridha Saleh Datangi Nasdem

Awalnya BUMdes di desa ini mendapatkan bantuan modal dari Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar Rp250 juta, kemudian tahun 2020 lagi Rp30 juta dan tahun 2021 senilai Rp50 juta sehingga totalnya menjadi kurang lebih Rp330 juta.

” Sekarang modal sudah bertambah karena kegiatan usaha yang dikerjakan seperti Saprodi, LPG dan gilingan padi yang semakin maju,” katanya.

Dikonfirmasi, Kadis Perhubungan Kabupaten Morut, Iwan Ibon soal Mobil Bantuan BUMdes yang tak disalurkan tersebut terkesan enggan memberikan keterangan, meskipun berkali-kali dihubungi via telepon demikian halnya via Whats App, upaya konfirmasi tak direspon, hingga berita ini diterbitkan. (ram/teraskabar)