Jumat, 5 Juni 2026

Bupati Morowali Minta Pedagang Jaga Kebersihan

bupati morowali minta pedagang jaga kebersihan
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat memantau kondisi drainase di Bahodopi, Kamis (12/3/2026). Foto: IKP.

Morowali, Teraskabar.id – Bupati Morowali minta pedagang menjaga kebersihan dan kerapian tempat usaha di kawasan Bahodopi. Ia menilai kondisi kios atau lapak yang kumuh dapat menurunkan minat pembeli. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pedagang menata tempat jualan agar terlihat rapi, nyaman, dan menarik bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Iksan Baharudin Abdul Rauf saat menghadiri sebuah kegiatan di Hotel Grand Aurel Bahodopi pada Kamis malam (12/3/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati Morowali minta pedagang memahami bahwa tampilan tempat usaha ikut menentukan keberhasilan penjualan.

Iksan menegaskan pedagang akan kesulitan menarik pembeli apabila tempat usaha terlihat tidak terawat. Oleh karena itu, ia mengingatkan pedagang agar menjaga kebersihan sekaligus memperbaiki tata letak kios.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan rasa nyaman bagi pembeli. Selain itu, kondisi tersebut juga meningkatkan citra kawasan perdagangan di Bahodopi.

“Penjual apapun itu kalau tempatnya kumuh juga jadi setengah mati kita menjualnya,” ujar Iksan.

Lebih lanjut, Bupati Morowali minta pedagang tidak hanya fokus pada aktivitas jual beli. Ia juga mendorong mereka ikut menjaga wajah kawasan yang kini berkembang pesat sebagai pusat ekonomi di Morowali.

Bupati Morowali Minta Pedagang Menata Kios dan Berkoordinasi dengan Pemerintah

Selain soal kebersihan, Iksan juga menekankan pentingnya penataan kios yang lebih teratur. Ia menilai penataan kawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Sebaliknya, pedagang juga harus ikut mengambil peran.

Karena itu, ia mengimbau pedagang, terutama ibu-ibu yang berjualan, agar menata kios secara rapi dan terencana. Ia bahkan membuka ruang diskusi bagi pedagang yang ingin membangun atau memperbaiki tempat usaha mereka.

“Ini PR pemerintah. Saya sebagai bupati, apalagi saya juga putra daerah di sini. Jadi tolong ibu-ibu kalau buat tempat jualan dirapikan sebaik mungkin. Kalau bisa berdiskusi,” katanya.

  Asfar Bukan Sekedar Harapan: Ibu Nurlin Rasakan Kenyataan

Selanjutnya, Bupati Morowali minta pedagang memperhatikan jarak pembangunan kios dari badan jalan. Ia meminta Camat Bahodopi memberikan arahan kepada pedagang sebelum mereka membangun lapak baru.

Ia menilai aturan jarak sangat penting untuk menjaga ketertiban kawasan sekaligus melindungi keselamatan pengguna jalan.

“Nanti saya minta Pak Camat Bahodopi sebelum ada yang membangun kios harus diberi instruksi. Tolong dibangun tiga meter atau lebih jauh dari bahu jalan,” ujar Iksan.

Pemerintah Benahi Drainase Kawasan Bahodopi

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus membenahi infrastruktur di kawasan tersebut. Salah satunya melalui penggalian parit di wilayah Labota untuk memperbaiki sistem drainase.


Iksan berharap masyarakat mendukung upaya pemerintah dengan menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. Dengan begitu, kawasan Bahodopi dapat berkembang sebagai pusat ekonomi yang tertib, bersih, dan nyaman.

“Labota sudah saya gali paritnya. Jadi saya minta seluruh masyarakat menjaga Bahodopi ini dalam bentuk apa pun. Kita harus bekerja sama,” pungkasnya. (G)