Morowali, Teraskabar.id – Evaluasi Renja jadi kunci dalam memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan visi dan misi kepala daerah. Oleh karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Yusman Mahbub, menegaskan pentingnya langkah tersebut saat memimpin apel umum Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (6/4/2026).
Apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Morowali itu dihadiri pejabat eselon II, III, IV, serta seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali. Dalam kesempatan itu, Yusman langsung memberikan arahan tegas, terukur, dan sistematis.
Yusman menekankan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menjalankan rencana kerja (Renja) secara optimal. Selain itu, ia meminta agar seluruh program benar-benar mendukung target pembangunan daerah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Evaluasi Renja jadi kunci untuk mengukur keberhasilan program yang telah disusun. Dengan demikian, setiap kegiatan tidak berjalan tanpa arah yang jelas.
Ia juga menambahkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati harus dapat direalisasikan. Oleh sebab itu, OPD wajib menyusun program yang terarah, realistis, dan terukur.
OPD Diminta Kuasai Data Secara Menyeluruh
Selain evaluasi, Yusman juga menyoroti pentingnya penguasaan data. Ia menegaskan bahwa setiap OPD harus memahami secara rinci rencana kerja tahun anggaran 2027.
Dengan kata lain, penyusunan program tidak boleh dilakukan secara asal. Sebaliknya, OPD harus menggunakan data yang akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, Evaluasi Renja jadi kunci untuk memastikan setiap program berbasis data. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh perangkat daerah meningkatkan kualitas perencanaan secara signifikan.
Evaluasi Renja Jadi Kunci, Sinkronisasi Program Jadi Prioritas
Yusman kemudian mengingatkan agar setiap program memiliki keterkaitan langsung dengan visi dan misi pemerintah daerah. Dengan begitu, tidak ada lagi kegiatan yang berjalan sendiri-sendiri.
Selanjutnya, ia meminta OPD melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program dan kegiatan. Langkah ini dinilai penting agar sinkronisasi program dapat terwujud secara maksimal.
Bahkan, ia menegaskan bahwa Evaluasi Renja jadi kunci dalam menjaga konsistensi arah pembangunan daerah. Karena itu, seluruh OPD harus bekerja lebih disiplin dan terarah.
Kehadiran OPD dalam Entry Meeting BPK Wajib
Di sisi lain, Yusman juga menyoroti pelaksanaan entry meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menegaskan bahwa seluruh kepala OPD dan kuasa pengguna anggaran wajib hadir.
Ia menilai kehadiran tersebut sangat penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Selain itu, langkah ini juga memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja secara profesional. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas kinerja serta memperkuat sinergi.
Pada akhirnya, ia kembali mengingatkan bahwa Evaluasi Renja jadi kunci dalam mencapai target pembangunan yang berkelanjutan. Dengan komitmen bersama, ia optimistis visi dan misi daerah dapat terwujud secara nyata.*
*Diolah kembali oleh Abd. Ghafur Halim dari morowalikab.go.id (Helman Kaimu).






