Rabu, 17 Juni 2026

Insiden Berdarah Terjadi di PT ANA, Pemerintah Didesak Segera Selesaikan Konflik Agraria

Insiden Berdarah Terjadi di PT ANA, Pemerintah Didesak Segera Selesaikan Konflik Agraria
Warga korban konflik agraria di PT ANA Morowali Utara. Foto: Istimewa

Morowali Utara, Teraskabar.id – Suasana tegang kembali menyelimuti areal perkebunan kelapa sawit PT Agro Nusa Abadi (ANA) Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Insiden berdarah terjadi di PT ANA, imbas sengketa konflik lahan yang telah berlangsung lama dan akhirnya kembali meledak menjadi aksi kekerasan fisik pada Selasa (10/3/2026).

Hal itu menyusul adanya beberapa warga yang menjadi korban terkena busur panah. Diduga kejadian ini melibatkan dua kelompok yang saling klaim lahan di areal PT ANA.

Saat ini sejumlah korban dikabarkan telah dilarikan ke Rumah Sakit Kolonodale untuk mendapatkan perawatan intensif. Kejadian ini pun memperpanjang catatan kekerasan yang terjadi di areal PT ANA.

Sementara itu, insiden berdarah yang berulang tersebut, memantik sejumlah pihak untuk mempertanyakan kehadiran Pemerintah dalam menyelesaikan konflik lahan yang sudah akut ini.

Pemerintah dinilai lamban dalam melakukan proses tahapan penyelesaian. Sehingga berdampak pada konflik horizontal antar warga.

” Pemerintah harus gerak cepat (Gercep) untuk menyelesaikan persaoalan ini, karena Ini penting agar warga mendapatkan kepastian hukum dan rasa keadilan,” kata salah satu Badan Pimpinan SPPT, Samsul.

” Kemana lagi kalau bukan sama Pemerintah yang harus turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Pemerintah harus menjadi wasit yang adil atas konflik agraria antara warga dengan perusahaan,” tutupnya. (red/teraskabar)

  Suzuki Bukukan Hampir 1.700 SPK di IIMS 2025, Meningkat Fantastis Dibanding 2024