“Kami menyampaikan permohonan maaf Ketum DMI Sulteng tidak sempat hadir di kegiatan ini. Beliau ingin hadir dan bersama-sama kita semua di tempat ini, namun karena ada suatu kegiatan yang tak kalah penting, sehingga beliau mengutus kami untuk hadir bersama bapak/ibu semua,” ucap Hartono.
“Walaupun Ketum DMI Sulteng belum sempat hadir, hal itu tidak mengurangi semangat beliau dalam memakmurkan umat lewat masjid. Yakinlah bahwa bapak haji Ahmad Ali punya komitmen membesarkan organisasi DMI di semua daerah,” ujarnya.
Ia berharap pengurus DMI Tolitoli tetap menjaga kebersamaan, persaudaraan dan kesolidan, untuk mengoptimalkan dan meningkatkan fungsi masjid sebagai basis pembangunan peradaban umat lewat visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid.
Baca juga : Demokrat Sulteng Muscab Serentak, Siap Menghantarkan AHY Jadi Presiden
“Visi besar ini tentu tidak dapat diwujudkan, bila tidak diikutkan dengan kebersamaan dan kesolidan pengurus. Maka, kata kuncinya adalah kebersamaan dan sinergisitas harus dibangun,” kata Hartono.
Terkait hal itu, Ketua DMI Tolitoli Amran H Yahya menyatakan kesiapannya menjalankan organisasi tersebut, dengan membangun sinergisitas antara DMI kabupaten dengan provinsi.






