Jumat, 5 Juni 2026
Daerah  

Muswil IV KKSS Sulteng di Luwuk Banggai Penuh Tekanan

Muswil IV KKSS Sulteng di Luwuk Banggai Penuh Tekanan
Andi Ridwan Bataraguru. Foto: Istimewa

Sempat terjadi keributan akibat pimpinan sidang SC memaksakan mengetuk palu sidang dengan cepat tanpa memberi kesempatan pada peserta sidang untuk menanggapi.

Baca juga : Tujuh Persyaratan Khusus Mendaftar Bacalon Ketua KKSS Sulteng

Setelah jedah waktu istirahat, salat Magrib dan makan.  Dan, saat kembali masuk di ruang sidang, penulis sudah ditahan di pintu masuk oleh panitia dibantu berapa anggota polisi menahan agar penulis tidak diperkenankan masuk dalam ruang sidang dengan alasan bukan peserta. Sementara, saya pemegang mandat Pilar Sidrap.

Menjelang beberapa waktu, penulis sudah dapat masuk ke ruangan sidang. Tetapi setelah penulis  usai memberikan pendapat pada ruang sidang, kembali 5 anggota polisi  mendatangi penulis untuk dipaksa keluar dari ruang sidang atas perintah Tjabani kepada panitia dan anggota kepolisian.

Sehingga terjadi kembali keributan karena penulis memprotes kehadiran polisi di dalam ruangan sidang. Karena hal semacam ini tentu peserta secara psikologis sangat tertekan karena kehadiran puluhan  polisi di dalam ruang sidang Muswil KKSS Sulteng.

KETIGA

Setiap peserta memberikan komentar beradu argumentasi  di dalam ruangan sidang saat Musyawarah berlangsung..! Panitia ikut  melaksanakan teror psikologi dengan cara  berteriak bahwa lampu mau dimatikan dalam ruang sidang. Karena waktu sidang hanya sampai jam 10 malam berdasarkan perjanjian pada pihak hotel.

Lagi- lagi sebuah skenario dari Status Quo kepada peserta sidang agar jangan terlalu banyak protes dan berbicara di ruang sidang, khususnya pada saat memberikan pendapat, apakah LPJ diterima atau ditolak.

  Merespon Pernyataan Ketua Komisi I DPRD Donggala, Bupati Vera Berikan 6 Poin Catatan