Kamis, 8 Oktober 2026
Ekbis  

OJK Edukasi Keuangan Pelaku UMKM dan IRT di Donggala

OJK Edukasi Keuangan Pelaku UMKM dan IRT di Donggala
Asisten Administrasi dan Kepegawaian Kabupaten Donggala DB Lubis menyampaikan sambutannya pada kegiatan literasi keuangan yang dilaksanakan OJK Sulteng di Kabupaten Donggala, Selasa (21/6/2022). Foto: Istimewa

Donggala, Teraskabar.id– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar kegiatan edukasi keuangan kepada pelaku UMKM dan Ibu Rumah Tangga (IRT) bertempat di Harmoni Cottage, Kabupaten Donggala pada Selasa (21/6/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut DB Lubis selaku Asisten Administrasi dan Kepegawaian Kabupaten Donggala, Ferdian Ario Sasongko selaku Kasubag Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Arif Rahman selaku Kabid Dinas UMKM Kab Donggala dan Agustina selaku Pimpinan BPD Sulteng Cabang Donggala dan 60 orang peserta.

Baca juga : https://teraskabar.id/puluhan-kades-di-donggala-mengaku-dipaksa-anggarkan-alat-ttg-membangkang-ini-akibatnya/

Asisten Administrasi dan Kepegawaian Kabupaten Donggala  DB Lubis menyatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan pelaku UMKM dan Ibu Rumah Tangga mendapatkan pemahaman terkait produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Kami menyadari pelaku UMKM memiliki peranan yang cukup besar terhadap perekonomian di Indonesia. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan memperkaya pengetahuan keuangan sehingga dapat meningkatkan kinerja usaha dan peningkatan usaha bagi pelaku UMKM. Selain itu ibu rumah tangga memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan maupun pengambilan keputusan pemanfaatan keuangan,” ujarnya.

Baca juga : https://teraskabar.id/ojk-sulteng-edukasi-warga-sigi-keuangan-syariah/

DB Lubis juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada OJK Sulteng yang telah menggelar kegiatan Literasi Keuangan Syariah.

Baca juga : https://teraskabar.id/seorang-irt-di-tatanga-palu-diringkus-polisi-karena-diduga-pengedar-sabu/

“Semoga masyarakat dapat memperoleh pengetahuan terhadap produk jasa keuangan syariah dan dapat menggunakan produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan selain itu, kami berharap meningkatnya keterlibatan masyarakat terhadap lembaga keuangan formal dapat meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya. (teraskabar)

 

 

 

  Edukasi Keuangan Hingga November 2024, OJK Sulteng Menyasar 15.703 Orang