Minggu, 17 Mei 2026

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Solonsa, Polsek Witaponda Dukung Program Swasembada Pangan

panen raya jagung serentak kuartal ii di solonsa polsek witaponda dukung program swasembada pangan
Kapolsek Witaponda, IPTU Armawansyah bersama personel dan petani serta aparat desa Solonsa dalam kegiatan panen jagung, Sabtu (16/5/2026). Foto: DokPol.

Morowali, Teraskabar.id– Jajaran Polsek Witaponda yang berada dibawah naungan Polres Morowali mengikuti kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal II Tahun 2026 di Desa Solonsa, Kecamatan Witaponda, Kabupaten Morowali, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Polri terhadap program swasembada pangan nasional yang terus didorong pemerintah pusat.

Kapolsek Wita Ponda, IPTU Armawansyah, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan di lahan jagung binaan Polsek Witaponda. Sejak dimulai sekitar pukul 12.00 Wita, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga pukul 14.30 Wita.

Selain itu, kegiatan tersebut juga memperlihatkan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Kolaborasi lintas sektor itu sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Morowali.

Polsek Wita Ponda Ikuti Siaran Nasional Panen Raya Jagung Serentak

Sebelum memulai panen di lokasi, peserta terlebih dahulu mengikuti siaran langsung melalui kanal YouTube Posko Presisi. Tayangan tersebut membahas pelaksanaan panen jagung serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari program nasional penguatan pangan.

Sesudah sesi virtual selesai, peserta melanjutkan diskusi mengenai penguatan sektor pertanian dan strategi menjaga ketahanan pangan di Kecamatan Wita Ponda. Diskusi itu berlangsung interaktif karena melibatkan aparat kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan, serta petani lokal.

Kemudian, Kapolsek bersama personel Bhabinkamtibmas, aparat Desa Solonsa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan petani setempat melakukan panen jagung di lahan seluas 1,5 hektare. Aktivitas panen berlangsung penuh semangat karena masyarakat melihat langsung keterlibatan aparat dalam mendukung sektor pertanian.

Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Ketahanan Pangan

Kepala Desa Solonsa diwakili Kepala Dusun III, Ikbal, bersama sejumlah staf desa turut hadir mendampingi kegiatan tersebut. Kehadiran unsur pemerintah desa memperkuat koordinasi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung peningkatan produksi pangan lokal.

  Seleksi O2SN dan FLS2N, Camat Witaponda: Bina Bakat Sejak Dini

Di sisi lain, petani setempat juga aktif membantu pelaksanaan panen. Para petani menilai kegiatan panen raya jagung serentak mampu memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

Kapolsek Witaponda menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Program panen raya jagung serentak ini juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Polri, kementerian terkait, GAPKI, Perhutani, Inhutani, pihak swasta, hingga swadaya petani. Karena itu, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Pelaksanaan panen raya jagung serentak di Desa Solonsa menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pemerintah berharap produksi jagung nasional terus meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

Tidak hanya itu, peningkatan hasil pertanian juga diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat desa. Dengan produktivitas yang terus bertambah, petani memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Sementara itu, Kecamatan Witaponda dinilai memiliki potensi pertanian yang cukup besar untuk terus dikembangkan. Dukungan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menciptakan sektor pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.

Pada akhir kegiatan, personel Polsek Witaponda, pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan, dan para petani melakukan sesi foto bersama di lokasi panen. Momentum tersebut sekaligus menandai keberhasilan pelaksanaan panen raya jagung serentak yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. (G)