Jumat, 5 Juni 2026
Home, News  

Pawai Kebangsaan Peringati Hari Lahir Pancasila, Wawali Kota Palu: Ini Bukan Sekadar Seremoni

Pawai Kebangsaan Peringati Hari Lahir Pancasila, Wawali Kota Palu: Ini Bukan Sekadar Seremoni
Ribuan peserta ikut memeriahkan Pawai Kebangsaan yang diselenggarakan  Laskar Topo Tara (LTT) Sulawesi Tengah , Ahad (1/6/2025). Foto: Diskominfo Palu

Palu, Teraskabar.id– Ribuan peserta ikut memeriahkan Pawai Kebangsaan yang diselenggarakan  Laskar Topo Tara (LTT) Sulawesi Tengah , Ahad (1/6/2025).

Pawai dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang bertepatan dengan Hari Lahir Laskar Topo Tara, dilepas secara resmi oleh Wakil Wali (Wawali) Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, Ahad (1/6/2025), di kawasan Citraland Palu, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila serta selamat ulang tahun kepada Laskar Topo Tara.

Wawali Imelda menyebut momen ini sebagai tonggak sejarah baru bagi organisasi Lasykar Topo Tara yang tengah berkembang.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Palu, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni, serta selamat ulang tahun kepada Laskar Topo Tara. Semoga ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Laskar Topo Tara, InsyaAllah organisasinya berkembang dengan baik. Bahkan tahun depan, saya berharap jumlah peserta yang ikut bisa dua kali lipat,” ujar Wakil Wali Kota.

Lebih lanjut, wakil wali kota berharap agar program-program Laskar Topo Tara mengandung nilai-nilai kebangsaan yang kuat dan membawa manfaat luas, terutama bagi generasi muda saat ini.

“Saya berharap program-program Laskar Topo Tara memiliki nilai-nilai, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat secara luas, terlebih untuk generasi sekarang, Gen Z. Jangan sampai karena teknologi dan berbagai kemajuan, nilai-nilai Pancasila justru luntur. Saya harap kita tetap solid,” kata wakil wali kota.

Ia menekankan bahwa pawai ini bukan sekadar seremoni, melainkan harus dimaknai sebagai wujud nyata dari persatuan dan semangat kebangsaan.

“Pawai Kebangsaan Peringati Hari Lahir Pancasila ini bukan hanya sekadar seremonial, tapi kita harus mengambil maknanya. Terlepas dari apa agama kita, kita tetap bersama-sama. Yang pasti, nilai-nilai Pancasila harus kita amalkan. NKRI harga mati,” tegas wakil wali kota.

  Catatan Seri Diskusi MD KAHMI Palu, Menggugah Sikap Kritis dan Kebersamaan Kader

Pawai Kebangsaan peringati Hari Lahir Pancasila berlangsung semarak dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan komunitas di Kota Palu, menunjukkan kebersamaan dan komitmen untuk terus menghidupkan semangat Pancasila di tengah keberagaman. (red/teraskabar)