Palu, Teraskabar.id – Morowali dan Donggala merupakan kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan cakupan non kepesertaan terbanyak atau jumlah penduduk tertinggi yang belum terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada BPJS Kesehatan per tanggal 1 Juni 2023.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala BPJS Cabang Palu, HS Rumondang Pakpahan, jumlah penduduk yang belum terdaftar dalam Program JKN per tanggal 1 Juni 2023 di Sulawesi Tengah mencapai 32.906 orang. Rincian datanya, di Kabupaten Morowali terdapat 6.936 orang yang belum terdaftar, sedangkan di Kabupaten Donggala terdapat 6.494 orang.
Baca juga: Dirut BPJS Kesehatan: Tak Ada lagi Gagal Bayar Rumah Sakit
“Namun, dari segi persentase, Morowali memiliki angka persentase tertinggi yaitu 3,96%, dibandingkan dengan Kabupaten Donggala yang mencapai 2,10%,” ujar Rumondang pada acara Media Gathering, pada Kamis (22/6/2023) di My Kopi O Kota Palu.
Baca juga: Menunggak Iuran JKN, BPJS Kesehatan Beri Keringanan Menyicil, Ini Syaratnya
Rumondang selaku Kepala Cabang BPJS Palu juga menjelaskan bahwa Kabupaten Sigi menempati posisi ketiga dengan jumlah non kepesertaan JKN sebanyak 4.493 orang atau 1,71%, disusul oleh Buol dengan 3.808 orang atau 2,45%. Kemudian, Banggai Laut dengan 2.852 orang atau 3,81%, Tojo Unauna dengan 2.849 orang atau 1,70%. Selanjutnya, Morowali Utara dengan 1.966 orang atau 1,36%, Kota Palu dengan 1.843 orang atau 0,49%, dan Poso dengan 685 orang atau 0,27%.
Baca juga: Donggala, Sigi dan Balut, Kepesertaan BPJS di Bawah 95 Persen
Empat kabupaten dengan jumlah non kepesertaan JKN yang relatif rendah adalah Tolitoli, Banggai Kepulauan, Banggai, dan Parigi Moutong. Tolitoli tercatat memiliki 244 orang atau 0,10%, Banggai Kepulauan (Bangkep) 206 orang atau 0,16%, Banggai 216 orang atau 0,06%, dan Parigi Moutong 314 orang atau 0,07%. (teraskabar)






