Palu, Teraskabar.id – Siswi SMK Negeri 3 Palu yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamar rumahnya di komplek Perumahan BTN Bumi Tinggede Indah Permai, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (10/11/2023), ternyata telah menulis surat berisi pesan untuk orangtuanya.
Surat yang ditulis tangan dengan menggunakan pulpen tersebut berisi pesan menyentuh ditemukan oleh keluarga korban di kamar korban. Berikut pesannya;
Baca juga: Mama Dedeh Tekankan ke Raffi Ahmad Keluarkan Zakat, Begini Besarannya
Dari Cici
Mama Papa cici minta maaf atas kesalahan yang buat Mama Papa marah.
Maaf saat ini Cici akhiri semua kehidupanya Cici
Maafkan Mama Papa supaya Cici bisa tenang Cici doakan Mama dan Papa Dialam lainnya.
Cici buruk sekali suda di hadapan keluarga, maafkan kalau Cici tidak bisa membahagiakan Mama dan Papa karna kesalahan ini Cici takut.
Makasih Mama papa Atas 16 tahunnya sudah besarkan Cici.
Insiden siswi berumur 16 tahun dan yang tinggal sendiri di rumahnya karena orangtuanya bertugas di salah satu rumah ibadah di Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi itu, pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamarnya di lantai dua, oleh keluarganya bernama Firmanto (32), di komplek perumahan BTN Bumi Tinggede Indah Permai.
Baca juga: Pekerja Pasir di Tinggede Sungai Palu Korban Gigitan Buaya
Kasus ini sudah dalam proses penyelidikan pihak kepolisian setelah pihak keluarga korban menghubungi dan menyampaikan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum, yang langsung ditindaklanjuti Polsek Marawola dengan mengamankan TKP sekaligus olah TKP bersama dengan anggota identifikasi Polres Sigi.
Sekitar pukul 10.10 Wita, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Palu menggunakan mobil ambulace Desa Tinggede.
Baca juga: Dua Terduga Pelaku Narkoba Ditangkap di Palolo Sigi, Akui Beli di Tatanga Palu
“Tadi pagi kejadiannya, untuk jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara,” kata KBO Reskrim Polres Sigi, Iptu Rusman saat dikonfrimasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (10/11/2023) malam mengenai insiden siswi SMK Negeri 3 Palu ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya di komplek perumahan BTN Bumi Tinggede Indah Permai, Sigi. (teraskabar)






