Minggu, 26 Juli 2026

11 Turis Asing Selamat dari Insiden Speedboat di Teluk Tomini, Nakhoda dalam Pencarian

11 Turis Asing Selamat dari Insiden Speedboat di Teluk Tomini, Nakhoda dalam Pencarian

Palu, Teraskabar.id – Operasi SAR terhadap speedboat yang tenggelam di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil menemukan speedboat yang memuat rombongan turis asing tersebut. Sebanyak 11 turis asing berhasil ditemukan dengan selamat, termasuk seorang ABK. Sedangkan nakhoda speedboat atasnama Ferdiansyah, masih dalam pencarian.

“Nakhoda speedboat masih hilang dan kami akan terus melakukan operasi SAR selama sepekan sesuai SOP kami,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, Sabtu malam (25/7/2026).

Ia menyebutkan, 11 penumpang speedboat tersebut merupakan WNA dan sudah dievakuasi dengan selamat. Saat ini, 11 WNA tersebut sudah berada di salah satu resort di Tojo Unauna.

Ia menambahkan,  kecelakaan speedboat ini terjadi sekitar pada pukul 21.00 Wita akibat cuaca buruk yang mengakibatkan speedboat patah. Selanjutnya, 11 WNA tersebut segera melakukan evakuasi mandiri ke rakit yang ada di sekitar perairan Teluk Tomini.   

Sebelumnya, Tim SAR gabungan menggelar operasi SAR terhadap speedboat yang hilang kontak  di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. KN SAR Bhisma dikerahkan pada operasi SAR ini, Sabtu (25/7/2026) dengan membawa 13 personel Tim Rescue Pos Sar Luwuk.

“KN SAR Bhisma bertolak menuju lokasi kejadian pada pukul 9.40 Wita dengan estimasi tiba pada malam hari sekitar pukul 19.40 Wita,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, SH., Sabtu (25/7/2026).

Operasi SAR terhadap perahu yang hilang kontak ini kata Rizal, memuat 13 orang. Sebanyak 11 orang  merupakan wisatawan asing yaitu, Milan Kasik (55), Rani Permentier (30), Mathijs Sercu (29), Jelka Van Driesum (16), Hinke Van Deer (59), Roeland Van Driesum (61), Age Van Driesum (18), Matthias Prange (50), Celine Josette Menguy (52), Hector Fabio Prange (20), dan Ronny Josue Prange (13). Dua orang lainnya adalah warga local yaitu, Ferdiansyah (29) dan Arif (27).

  Hamas Tuding Netanyahu Tingkatkan Eskalasi Serangan Israel, Cara Gagalkan Gencatan Senjata

Operasi SAR ini melibatkan tim gabungan dari  Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Crew KN SAR Bhisma, serta Polairud. (red)