Minggu, 17 Mei 2026

Penjabat Bupati Donggala Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian Jelang Pilkada 2024

Penjabat Bupati Donggala Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian Jelang Pilkada 2024

Donggala, Teraskabar.id– Pemerintahan Kabupaten Donggala melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda, KPU Donggala dan Bawaslu Donggala, di Hotel Aston, Kota Palu, Jumat (25/10/2024)

Rakor ini bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Serentak Kepala Daerah Tahun 2024.

Penjabat bupati Donggala, Moh Rifani dalam sambutannya menyampaikan partisipasi pemilih sangat penting dalam membangun nilai-nilai demokrasi yang kuat dan stabil. Partisipasi pemilih lanjut dia, merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara yang harus ditunaikan.

Rifani menyebut tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada terakhir kabupaten Donggala tahun 2018 sebesar 76,45 persen. Pada Pemilu serentak mencapai 78,75 persen dan pada Pilkada gubernur tahun 2020 70,15 persen dan pada pemilu serentak mencapai 80 persen.

“Masih banyak masyarakat yang kurang memahami pentingnya menggunakan hak suara. Akibatnya, masih banyak yang tidak ikut serta dalam memilih atau golput,” katanya.

Rifani mengatakan, pemilihan bupati dan wakil bupati Donggala secara esensi merupakan proses pendewasaan demokrasi masyarakat.

Rifani menekankan, Pilkada ini , merupakan momentum ujian bagi seluruh elemen masyarakat mengenai seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri masyarakat kita khususnya di Kabupaten Donggala.

Lebih jauh, menurut Rifani masih besar potensi kerawanan dalamnPilkada yang menciptakan kondisi tidak kondusif dan menjadi sumber konflik di masyarakat, diantaranya, merebaknya berita bohong, kampanye hitam, fanatisme pendukung dan polarisasi di kalangan masyarakat.

“Untuk itu dalam kesempatan ini, saya mengajak semua elemen pemerintahan sampai ketingkat desa untuk memastikan bahwa Pilkada Donggala 2024 berlangsung aman dan damai. Hal itu tidak semata-mata dimaknai sebagai slogan, melainkan menjadi ikhtiar untuk menciptakan atmosfer yang kondusif selama tahapan Pilkada,” ujarnya. (jalu/teraskabar)

  Rusdy Mastura Sebut Warga Pamona Poso Wajib Bangga, Punya Jenderal Calon Wagub