Minggu, 17 Mei 2026
Home, News  

Wagub Sulteng Gugah Semangat Dokter Muda Kejar Spesialis

Wagub Sulteng Gugah Semangat Dokter Muda Kejar Spesialis
Wagub Sulteng dr. Reny A Lamadjido, S.Pk., yang juga ketua IDI Sulteng menghadiri seminar Cardiorenal Risk Update di Hotel Aston, Sabtu (16/5/2026). Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) dr. Reny A Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., kembali mengajak para dokter umum untuk meningkatkan kompetensi keilmuannya melalui pendidikan jenjang dokter spesialis maupun magister. Wagub Sulteng gugah semangat dokter muda kejar spesialis dan tak merasa puas setelah menyandang gelar dokter umum.

Ajakan Wagub Sulteng dr. Reny A Lamadjido yang juga ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sulteng itu selalu ia gaungkan setiap pertemuan yang melibatkan rekan sejawat dokter.

“Saya harap tingkatkan kompetensi, jangan cuma jadi dokter umum. Ambil spesialis atau S2,” kata Wagub Reny, menyemangati para dokter muda yang ambil bagian dalam Seminar Cardiorenal Risk Update di Hotel Aston, Sabtu (16/5/2026).

Fasilitas beasiswa program dokter spesialis yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng melalui BERANI Cerdas menjadi salah satu solusi bagi para dokter muda menuju jenjang pendidikan spesialis. Melalui Program BERANI Cerdas, Pemprov Sulteng menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mendukung dokter yang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis.

Pemprov Sulteng juga telah mengajukan usulan ke Dirjen Dikti agar Universitas Tadulako dan Universitas Alkhairaat bisa melaksanakan PPDS.

Wagub Sulteng Gugah Semangat Dokter Muda Ikuti Seminar

Selain peningkatan kompetensi keilmuan melalui jenjang Pendidikan, dr. Reny juga mendorong para dokter muda untuk  rutin mengikuti kegiatan-kegiatan seminar karena bisa membuka cakrawala baru tentang berbagai metode pemeriksaan dan temuan-temuan terbaru dalam dunia medis.

Makanya, Wagub Reny memberi apresiasi kepada pihak pelaksana seminar karena telah memberi ruang kepada para dokter muda untuk meningkatkan kompetensi pemahamannya di dunia medis agar tidak ketinggalan dengan perkembangan dunia medis yang sangat cepat.

Menurut Wagub Reny, dengan rutin mengikuti kegiatan-kegiatan seminar dapat membuka cakrawala baru tentang berbagai metode pemeriksaan dan temuan-temuan terbaru dalam dunia medis.

  Kualitas Air Danau Matano Setara Air Kemasan, Metode Serupa akan Dilakukan PT Vale di Morowali

Selain itu, kegiatan seminar juga diapresiasinya sebagai ruang mempererat silaturahmi antar sejawat dokter.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk menambah ilmu sambil kita silaturahmi dengan teman sejawat dokter,” ucapnya memberi apresiasi ke penyelenggara seminar, Laboratorium Prodia Palu.

Karena itu, Wagub Reny menekankan pentingnya budaya membaca jurnal ilmiah, aktif menggali informasi dari internet hingga mengambil pendidikan lanjutan agar kompetensi dokter tidak tertinggal perkembangan zaman.

“Kalau kita tidak mau ikut tren maka makin susah mendiagnosis pasien,” tandasnya.

Turut hadir dalam seminar Kepala Cabang Prodia Palu Musran Hasan Borahima, sejawat dokter ahli, dokter umum, perwakilan rumah sakit, organisasi profesi dan mahasiswa kedokteran. (red)