‘’OPD terkait mesti ke lokasi kejadian. Cari tau apanya itu (yang menyebabkan insiden kebakaran tungku smelter). Nyawa manusia lebih berharga. Kita akan lihat ya laporannya. Tetap saya akan terus monitor,’’ kata mantan Wali Kota Palu dua periode itu.
Baca juga : Ratusan Warga Kasimbar Parimo Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Emas Trio Kencana
Sementara itu, pihak PT GNI berlum berhasil dikonfrimasi media ini. Akses media ke perusahaan asal China tersebut kurang lancar. Bahkan, salah satu Tim Media Bupati Morowali Utara, Roleks Malaha dihubungi media ini untuk meminta nomor Humas PT GNI, mengaku tak memiliki nomornya.
“Saya nda (tidak) dekat dengan PT GNI le,” tulis Roleks Malaha dalam logat masyarakat lokal, Sabtu (24/12/2022). Roleks Malaha selain salah satu Tim Media Center Bupati Morowali Utara, juga merupakan salah satu wartawan senior Sulawesi Tengah, serta mantan pimpinan LKBN Antara Palu.
Baca juga : Komnas HAM: Aktivis Penolak Tambang di Parigi Moutong Tewas Ditembak Peluru Tajam
Sebagaimana diketahui, beredar video kebakaran dan foto-foto tenaga kerja terpanggang hangus diduga kejadiannya di industri pertambangan nikel PT Gunbuster Nikel Indonesia atau GNI yang terletak di Kabupaten Morowali Utara (Morut) Sulteng, Kamis malam ( 22/12/022).
Video kebakaran dan foto tersebut lantas beredar luas di WhatsApp grup (WAG) di Palu. Redaksi sendiri memperoleh postingan itu di WAG Tuaka untuk Negeri oleh akun Hariyanto. Sampai berita ini diposting belum ada keterangan resmi pihak GNI atau pejabat dan otoritas setempat.






