Parigi Moutong, Teraskabar.id – Jajaran atlet ketangkasan dari Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) Parigi Moutong (Parimo) siap menggebrak panggung olahraga nasional. Bergabung dalam kontingen Pengurus Provinsi (Pengprov) PABKI Sulawesi Tengah, para pelempar terbaik Bumi Tadulako ini tengah mematangkan persiapan jelang ajang akbar Open Tournament Nasional PABKI 2026.
Turnamen tingkat nasional yang paling dinantikan para pegiat lempar bilah dan kapak se-Indonesia ini akan dihelat pada 29–30 Agustus 2026 di area megah Kiara Artha Park, Bandung.
“Tak sekadar hadir sebagai peserta, kontingen Parigi Moutong dan Sulteng mengusung target tinggi,” kata Sekretaris Pengurus Kabupaten (Pengda) PABKI Parigi Moutong, Moh. Afandi, S.A.P melalui siaran pers yang diterima media ini.
Demi memastikan performa berada di level puncak, rombongan atlet dijadwalkan bertolak lebih awal—yaitu lima hari sebelum dimulainya kompetisi utama.
Langkah strategis ini diambil untuk menjalani Pemusatan Latihan (TC) intensif khusus di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, yang dijadwalkan berlangsung sejak 25 Agustus sore hingga 26 Agustus 2026.
Pemusatan latihan di markas pasukan khusus tersebut menjadi kawah candradimuka bagi para atlet untuk mengasah tingkat akurasi, menguji fokus, serta membentuk ketahanan mental juara sebelum berhadapan dengan pelempar-pelempar tangguh dari berbagai daerah di Tanah Air.
Ajang Open Tournament Nasional PABKI 2026 sendiri dipastikan berlangsung sengit dan adu gengsi tinggi. Selain memperebutkan gelar pelempar terbaik nasional, kompetisi ini menyediakan total hadiah uang tunai fantastis sebesar Rp380 Juta, dengan grand total hadiah beserta doorprize mencapai Rp1 Miliar.
Dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Parigi Moutong dan Sulawesi Tengah diharapkan menjadi dorongan energi positif bagi para atlet agar mampu menancapkan bidikan presisi terbaiknya dan mengibarkan bendera daerah di podium tertinggi Bandung, pungkas Sekretaris Pengda PABKI Parigi Moutong. (red)






