Minggu, 17 Mei 2026
Home, News  

Pemkot Palu Temui BPKP, Ekspose Rencana Kawasan Elevated Road Silabeta

Pemkot Palu Temui BPKP, Ekspose Rencana Kawasan Elevated Road Silabeta
Wali Kota Hadianto memaparkan perkembangan proyek pembangunan elevated road, yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Palu kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulteng, Agus Yilianto, di kantor BPKP Sulteng. Foto: Kominfo

Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu temui BPKP Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (11/11/2025), di kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulteng Jl. Moh Yamin, Kota Palu.

Silaturahmi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid itu  dalam rangka ekspose permohonan penjelasan terkait rencana pembangunan dan penataan kawasan Elevated Road Silabeta (Silae, Lere, Besusu, Talise) oleh Pemerintah Kota Palu yang direncanakan pada tahun 2026.

Hadir pula mendampingi Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana, SE, MAP., serta sejumlah kepala OPD lainnya.

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan dan sinergi antara Pemerintah Kota Palu dan BPKP Sulteng sebagai lembaga pengawasan keuangan dan pembangunan.

Maket rencana kawasan elevated road Silabeta (Silae, Lere, Besusu, Talise) di Kota Palu. Foto: Tangkapan layar

Kedatangan Wali Kota Palu disambut hangat oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah, Agus Yulianto, bersama jajaran pejabat struktural di lingkungan BPKP.

Pertemuan yang berlangsung di ruang koordinasi Kepala Perwakilan (Kaper) tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sinergi dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin, khususnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Kota Palu.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Hadianto memaparkan perkembangan proyek pembangunan elevated road, yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Palu. Ia juga menyampaikan gagasan untuk mengembangkan kawasan Teluk Palu sebagai pusat ekonomi dan wisata baru, seiring dengan rampungnya proyek tersebut.

“Ke depan, kami berencana menghadirkan program food street sepanjang 4,3 kilometer dengan menyediakan sekitar 781 lapak bagi pelaku UMKM, sebagai bagian dari penataan kawasan Teluk Palu,” ujar Hadianto.

Ia menambahkan, program tersebut akan dibarengi dengan penataan jalur dua, perbaikan drainase, serta penguatan sektor UMKM dan pariwisata perkotaan secara berkelanjutan.

  Maxim Hadirkan Layanan Transportasi Online di Bungku Tengah Morowali

Lebih lanjut, Wali Kota Hadianto mengungkapkan bahwa konsep pengembangan di kawasan Elevated Road Silabeta akan dirancang menyerupai tata ruang perkotaan di Jepang, sehingga diharapkan pada tahun 2028 dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM secara signifikan.

Sementara itu, Kepala BPKP Sulteng, Agus Yulianto, menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Palu dalam pengembangan kawasan strategis tersebut.

Ia menegaskan komitmen BPKP untuk terus mendukung langkah-langkah pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (red/teraskabar)