Palu, Teraskabar.id— Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan program Berani Umroh gratis sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor.
Program ini menghadirkan insentif ibadah umroh melalui mekanisme undian yang transparan dan terukur. Sejak awal, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kepatuhan pajak sekaligus penguatan partisipasi publik dalam pembangunan.
Dorong Kepatuhan Pajak Daerah
Program ini diinisiasi Gubernur Sulawesi TengahH. Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Andi Irman. Pemerintah provinsi merancang kebijakan ini sebagai strategi peningkatan pendapatan daerah yang berkeadilan. Selain itu, pemerintah mendorong kesadaran wajib pajak agar membayar tepat waktu tanpa paksaan.
Selanjutnya, pemerintah daerah menempatkan program ini sebagai inovasi pelayanan publik. Melalui program Berani Umroh gratis, pemerintah memberikan insentif bermakna yang menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat. Dengan demikian, pemerintah menggabungkan pendekatan administratif dan pendekatan humanis secara seimbang.
Peran Bapenda Sulawesi Tengah
Kepala Bapenda Sulawesi Tengah, Andi Irman, mengoordinasikan pelaksanaan program di seluruh wilayah. Bapenda menggerakkan seluruh kantor Samsat serta layanan Samsat keliling agar masyarakat memperoleh akses layanan yang mudah. Bahkan, Bapenda memastikan proses pencatatan pajak berjalan akurat dan cepat.
Kemudian, Bapenda menetapkan persyaratan yang jelas dan sederhana. Wajib pajak harus terdaftar sebagai pemilik kendaraan bermotor di Sulawesi Tengah. Wajib pajak juga harus membayar pajak kendaraan sebelum jatuh tempo. Aturan tersebut menjaga keadilan serta mencegah penyalahgunaan program.
Masa Berlaku dan Ketentuan Program Berani Umroh Gratis
Pemerintah memberlakukan program ini mulai 2 Januari hingga 31 Desember 2026. Selama periode tersebut, masyarakat berkesempatan mengikuti undian umroh setelah memenuhi seluruh syarat. Sementara itu, pemerintah mengecualikan kendaraan baru dan kendaraan mutasi masuk dari luar provinsi dari program ini.
Oleh karena itu, pemerintah mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal. Melalui program Berani Umroh gratis, pemerintah ingin membangun budaya taat pajak yang berkelanjutan. Dengan cara ini, pembangunan daerah memperoleh dukungan kuat dari masyarakat.
Harapan Pemerintah dengan Program Berani Umroh Gratis
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap kebijakan ini meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan. Pemerintah juga berharap masyarakat merasakan langsung manfaat kepatuhan pajak. Pada akhirnya, program ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Sulawesi Tengah. (Ghaff/Teraskabar).






