Sabtu, 25 April 2026

Teddy Minahasa Miliki Aset Rp29 Miliar, Disebut Polisi Terkaya di Indonesia

Teddy Minahasa Miliki Aset Rp29 Miliar, Disebut Polisi Terkaya di Indonesia
 Irjen Teddy Minahasa. Foto: Polri.go.id

Jakarta, Teraskabar.id – Irjen Pol Teddy Minahasa disebut-sebut sebagai polisi terkaya di Indonesia. Hal itu terungkap saat dia menjadi sorotan publik akibat terlibat kasus dugaan jual beli narkoba jenis sabu. Ia disebut-sebut sebagai Kapolda terkaya di Indonesia karena memiliki harta kekayaan lebih dari Rp 29 miliar.

Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Irjen Teddy Minahasa miliki aset Rp 29,97 miliar dengan segudang aset mulai dari tanah dan bangunan hingga surat berharga.

Data harta kekayaannya itu dilaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 26 Maret 2022, semasa Irjen Teddy masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.

Baca jugaSabu Hasil Sitaan Diganti Tawas, AKBP D Mengaku Diperintah Irjen Teddy Minahasa

Yang paling menarik, lebih dari 85% kekayaan Irjen Teddy Minahasa itu bersumber dari aset tanah dan bangunan miliknya. Bagaimana tidak, jumlahnya mencapai 53 bidang tanah beserta bangunan senilai Rp 25,81 miliar.

Adapun tanah dan bangunan tersebut tersebar di Sumatera dan Jawa yang didominasi berada di Pasuruan, Jawa Timur. Aset tanah bangunan termahalnya mencapai Rp 4,23 miliar yang berlokasi di Kota Malang, Jawa Timur.

Tidak hanya tanah dan bangunan, aset transportasi milik Irjen Teddy Minahasa jumlahnya juga cukup fantastis. Tercatat untuk tiga unit mobil dan satu unit motor Harley Davidson dengan total aset tersebut mencapai Rp 2,08 miliar.

Baca jugaKasus Korupsi Rp29, 3 Miliar, Mantan BPKAD Bangkep Ditetapkan DPO

Secara terperinci adapun sejumlah kendaraan yang dimilikinya berupa Mobil Jeep Wrangler tahun 2016 senilai Rp 750 juta, Toyota FJ 55 tahun 1970 senilai Rp 75 juta, Toyota Land Cruiser HDJ 80R tahun 1996 senilai Rp 600 juta, Motor Harley-Davidson Solo tahun 2014 senilai Rp 650 juta.

  Bedah Buku Gerak Atlet Di Arena Politik Hadirkan Panelis, Pelaku Sejarah Sulteng