Selasa, 14 April 2026
Daerah  

Terjatuh saat Memancing di Laut, Nelayan Touna Ini Belum Ditemukan Tim SAR

Terjatuh saat Memancing di Laut, Nelayan Touna Ini Belum Ditemukan Tim SAR
Tim Rescue Pos SAR Luwuk melakukan pencarian terhadap Usman, nelayan yang hilang saat memancing di perairan Desa Baylo, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah pada Ahad (9/10/2022). Foto: Istimewa

Ampana, Teraskabar.id – Diduga terjatuh saat memancing di perairan Desa Baylo, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah, Ahad (9/10/2022) sekitar 19.30 Wita, seorang nelayan bernama Usman (25), warga Ampana Kota belum kembali ke rumahnya dan kini dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Laporan mengenai seorang nelayan warga Ampana Kota hilang saat melaut diterima Basarnas Kota Palu keesokan harinya, Senin (10/10/2022) sekitar pukul 15.30 Wita. Informasi tersebut disampaikan keluarga korban atasnama Dedi.

Baca jugaNelayan Tolitoli yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

“Kronologisnya, korban terjatuh dari perahu saat sedang memancing di perairan Desa Baylo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-una. Perahu korban ditemukan oleh nelayan, sedangkan korban hingga saat ini belum ditemukan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Andrias Hendrik Johannes, Selasa (11/10/2022).

Terjatuh saat Memancing di Laut, Nelayan Touna Ini Belum Ditemukan Tim SAR
Tim SAR gabungan melakukan koordinasi dan brifing dengan melibatkan keluarga korban sebelum proses pencarian dilaksanakan, Selasa (11/10/2022). Korban diduga terjatuh saat memancing di laut. Foto: Istimewa

Menerima laporan tersebut kata Andrias, Pos SAR Luwuk segera memberangkatkan Tim SAR ke lokasi kejadian yang berjarak 209 kilometer atau waktu tempuh sekitar 5 jam. Tim SAR yang beranggotakan 6 orang tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 20.00 Wita dan langsung melakukan pencarian.

Baca jugaSeorang ASN Perikanan Donggala Ditemukan Meninggal Usai Terjatuh dari Perahu

“Pukul 23.40 WITA Tim Rescue  Pos SAR Luwuk  melakukan koordinasi sekaligus brifing dengan keluarga serta aparat setempat. Kemudian memutuskan operasi SAR hari pertama dihentikan sementara. Karena waktu telah malam dan dipandang tidak evektif  melakukan pencarian,” ujar Andrias.

Operasi SAR kemudian dilanjutkan pada Selasa (11/10/2022) pagi, namun hingga jelang malam, belum ditemukan keberadaan korban yang diduga terjatuh saat memancing di laut. (teraskabar)

 

 

  Morowali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1