Luwuk, Teraskabar.id – Warga komplek Taman Kelapa Dua atau Jembatan Simpong, Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai resah karena dalam sepekan telah terjadi beberapa kali aksi tawuran yang melibatkan antarremaja.
Tawuran ini terjadi pada dini hari, mulai sekitar pukul 01.00 Wita hingga pukul 03.00 Wita di Jembatan Simpong.
Warga yang merasa resah kemudian melaporkannya kepada pihak berwajib untuk mengantispasi hal hal yang tak diinginkan.
Baca juga: Mahasiswa Teknik Sipil dan Mesin Untad Palu Tawuran di Kampus
“Akibat dari tawuran tersebut, banyak jendela dan pintu rumah warga rusak terkena lemparan batu,” kata Kapolsek Luwuk Kompol Z. Ginoga, Selasa (12/12/2023).
Untuk mengantisipasi bentrok kembali terulang, Forkopimca luwuk Selatan menggelar rapat, Senin (11/12/2023), di BPU Kelurahan Kompo, untuk membahas tawuran yang marak terjadi beberapa waktu belakangan ini.
Baca juga: Siswa di Dua Sekolah di Luwuk Banggai Tawuran, 12 Orang Diamankan Polisi
Selain itu, Polsek Luwuk akan bersinergi dengan pihak terkait dalam upaya pencegahan, seperti memaksimalkan patroli gabungan bersama Koramil dan pengaktifan kembali pos kamling.
“Termasuk peredaran miras. Kepada tamu diwajibkan lapor kepada ketua RT/RW setempat,” kata Ginoga.
Selain upaya pencegahan melalui patroli, Kapolsek mengatakan, akan memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah, dengan menghadirkan murid dan wali murid.
Baca juga: Warga Banggai Resah Isu Penculikan Anak, Remaja Pengunggah Status Hoaks Ini Diamankan Polisi
“Harapan kami, para pelajar dapat kembali fokus untuk belajar, dan memahami dampak tawuran yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujarnya. (teraskabar)






