Minggu, 3 Mei 2026
Daerah  

71 Orang Diamankan Usai Rusuh di PT GNI, Seluruhnya Pekerja Lokal

71 Orang Diamankan Usai Rusuh di PT GNI, Seluruhnya Pekerja Lokal
Pintu masuk ke PT GNI dijaga ekstra ketat oleh personel TNI Polri, Senin (16/1/2023). Foto: Humas Polda Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Pihak kepolisian mengamankan atau menahan sementara 71 orang yang diduga  ikut terlibat pada insiden bentrok antarkelompok karyawan di perusahaan tambang nikel  PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“71 orang yang seluruhnya merupakan pekerja lokal itu, akan diperiksa dan dimintai keterangannya,” kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto kepada sejumlah media, Senin (16/1/2023).

Hasil pemeriksaan kata Didik, dari 71 orang yang diamankan, sudah 33 orang telah diperiksa dan dimintai keterangannya oleh Polres Morowali.

Baca jugaKorban Bentrok Karyawan GNI; Kabid Humas Polda Sulteng: Dua Meninggal, Bukan Tiga Orang

Menurut Didik, 17 orang teridentifikasi terbukti ikut melakukan tindakan pengrusakan di PT GNI kemarin. Sehingga, 17 orang tersebut sudah dilakukan peningkatan kasus dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Otomatis, jika kasusnya dinaikkan statusnya maka 17 orang tersebut akan ditetapkan sebagai tersangka.

71 Orang Diamankan Usai Rusuh di PT GNI, Seluruhnya Pekerja Lokal
71 orang diamankan – Personel TNI Polri ditempatkan di area pelabuhan PT GNI, Senin (16/1/2023). Foto: Humas Polda Sulteng

Sedangkan 16 orang katanya, tidak terbukti ikut melakukan pengrusakan namun dikenakan wajib lapor. Sisanya, 21 orang akan diperiksa hari ini, Senin (16/1/2023).

Ia menambahkan, situasi terkini di lokasi perusahaan tambang PT GNI sudah dalam situasi kondusif dan terkendali. Personel Polri dan TNI melakukan penjagaan di pintu ke luar masuk perusahaan PT GNI Morowali Utara. Termasuk penjagaan ekstra ketat di lokasi insiden kerusuhan di areal pelabuhan dan smelter.

Baca jugaPerusahaan Tambang PT GNI Morowali Utara Didemo Karyawannya, Tuntut Perhatian Keselamatan Kerja

Ia juga mengimbau kepada kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas kebenarannya seperti yang disebarkan melalui media sosial.

“Misalnya, ada yang mengatakan  insiden kerusuhan di PT GNI bahwa ada korban seorang wanita. Begitupula informasi bahwa ada juga korban yang saat ini berada di Poso,” ujarnya.

  Tiga Polwan Brimob Sulawesi Tengah Ikut Mengejar DPO MIT Teroris Poso

Perkembangan terkini lanjut Didik, Pemerintah Daerah akan menggelar rapat yang dipimpin oleh sekretaris daerah dengan melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan para kepala desa.

Baca jugaBentrok Karyawan PT GNI, Anwar Hafid : Perlu Telaah Akar Permasalahan Secara Obyektif

Diharapkan dari rapat tersebut bisa menghasilkan solusi positif dan masalah Morowali Utara bisa terselesaikan.

Adapun aktifitas perusahaan tambahnya, saat ini tidak beroperasi. PT GNI baru akan beroperasi kembali setelah ada evaluasi dari pihak-pihak terkait. (teraskabar)