Parimo, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong mengusung visi “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan Melalui Gerbang Desa”, yang menempatkan desa sebagai fondasi utama kemajuan. Mengacu pada visi tersebut, Parigi Moutong pacu pembangunan berbasis desa lewat Program Gerbang Desa.
“Program pembangunan diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar, ekonomi kerakyatan, potensi pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, hingga peningkatan kapasitas aparatur desa agar pelayanan berjalan profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid saat menyampaikan sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 Desa Khatulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, Ahad (19/7/2026), di Desa Khatulistiwa.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Abdul Sahid juga mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, menjaga keamanan lingkungan, dan mendukung program pembangunan. Peran generasi muda sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas diri, kreativitas, dan memanfaatkan teknologi sebagai pelopor inovasi desa. Sementara itu, pemberdayaan perempuan juga ditekankan sebagai mitra strategis dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.
Apresiasi setinggi-tingginya ia sampaikan kepada Pemerintah Desa Khatulistiwa, Badan Permusyawaratan Desa, panitia, dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan acara peringatan HUT ke-19 Desa Khatulistiwa ini. Semangat kebersamaan yang terjal diharapkan terus terpelihara sebagai modal sosial yang berharga.
Semangat Gotong Royong, Parigi Moutong Pacu Pembangunan Daerah
Wabup Abdul Sahid menekankan bahwa perjalanan selama 19 tahun Pemerintah Desa Khatulistiwa, bukan waktu yang singkat. Berbagai tantangan mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga menjaga kerukunan keberagaman telah dilalui bersama. Semua capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, semangat gotong royong, serta sinergi erat antara Pemerintah Desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.
“Peringatan hari jadi Desa Khatulistiwa hendaknya tidak hanya menjadi seremonial belaka, namun menjadi momen refleksi perjalanan dan penyusunan langkah strategis masa depan. Keberhasilan disyukuri, kekurangan dijadikan motivasi perbaikan demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Wabup Abdul Sahid mengajak menjadikan momen ini sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kolaborasi demi mewujudkan Desa Khatulistiwa yang maju, sejahtera, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi Kecamatan Tinombo Selatan dan Kabupaten Parigi Moutong. (red)






