Minggu, 9 Agustus 2026

Pelaku Tabrak Lari di Desa Kumpi Morut Diamankan di Luwu Timur

Pelaku Tabrak Lari di Desa Kumpi Morut Diamankan di Luwu Timur
Pelaku tabrak lari di Desa Kumpi, Morowali Utara, diamnkan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (7/8/2026). Foto: Humas Polres Morut

Morowali Utara, Teraskabar.id – Misteri mobil misterius yang terlibat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi Desa Kumpi, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, akhirnya terpecahkan.

Kasus yang merenggut korban jiwa bernama Rinel Batuki (80) warga Desa Kumpi akhirnya terungkap  karena kerja keras personel Satlantas Polres Morowali Utara, dibantu personel Tim Resmob Elang Tokala Satreskrim Polres Morowali Utara.

Kendaraan yang sempat menghilang usai insiden tragis itu kini berhasil diidentifikasi dan pelakunya berhasil diamankan di tempat pelariannya di Desa Tole, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah, peristiwa tabrak lari yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi Desa Kumpi, Kecamatan Lembo, pada hari Senin 27 Juli 2026 sekitar pukul 18.20 Wita yang menewaskan korbannya akhirnya kami dapat ungkap dan pelakunya telah kami amankan,” ungkap Kasat Lantas AKP Aris Suhendar, S.T.K., S.I.K., Sabtu (8/8/2026).

Polisi berhasil mengamankan pelaku berinisial R (52), pekerjaan wiraswasta yang berdomisili di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, berhasil diamankan di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat (7/8/2026). Saat proses penangkapan, pelaku berlaku koorporatif dan tanpa perlawanan. Pelaku langsung dibawa ke Mako Polres Morowali Utara untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken, S.I.K.,  membenarkan peristiwa penangkapan tersebut.

“Benar, pelaku tabrak lari di Desa Kumpi akhir Juli kemarin sudah kami amankan dan kini kasusnya dalam penyidikan oleh Unit Gakkum Satlantas. Proses hukumnya akan dilaksanakan secara profesional dan transparan,” ujar Kapolres.

Sebelumnya, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 18.30 Wita di Jalan Trans Sulawesi Desa Kumpi, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara. Menurut keterangan saksi, awalnya korban Rinel Batuki pada saat itu keluar rumah untuk pergi ke kios membeli roti. Setelah membeli roti, korban berjalan pulang untuk kembali ke rumahnya.

  Redam Bentrok Warga Keuno- Bimor Jaya Morowali Utara,140 Personel Disiagakan di Perbatasan Desa

Saat itu korban sedang berjalan di atas garis jalan sebelah kiri, tiba – tiba dari arah belakang melintas kendaraan roda empat yang belum diketahui identitasnya saat itu, dalam kecepatan tinggi dan langsung menabrak dari belakang korban. Akibat tabrakan itu, korban langsung terpental sampai 10 meter, dan kendaraan tersebut langsung melarikan diri ke arah Desa Beteleme, Kecamatan Lembo.  Akibat tabrakan tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Beteleme.

Kasus ini sempat menyita perhatian publik setelah pengemudi mobil langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Keluarga korban berharap agar pelakunya segera ditangkap.

Kapolres Morowali Utara langsung memerintahkan Unit Gakkum Satlantas Polres Morowali Utara dibantu Tim Resmob Elang Tokala Satreskrim Polres Morowali Utara untuk segera mengungkap serta menangkap pelakunya.

Kemudian Tim segera bergerak cepat dengan melaksanakan olah TKP,  mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sepanjang jalur kejadian.

Hasilnya, kendaraan yang terlibat berhasil diidentifikasi sebagai mobil Toyota Etios 1.2 G M/T,  penelusuran lebih lanjut mengarah ke wilayah Kota Palu  di salah satu showroom mobil. Hasilnya, diketahui unit tersebut dijual ke pelaku berinisial R yang beralamat di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Mendapatkan informasi tersebut sehingga Tim langsung bergerak menuju rumah pelaku di Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Dan akhirnya pelaku berhasil diamankan dan kini telah mendekam di Rutan Polres Morowali Utara. (red)