Sabtu, 20 Juni 2026
Daerah  

PT Vale IGP Morowali Tanam 2000 Pohon Mangrove dan Bersihkan Pesisir Laut

Morowali, Teraskabar.idPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Morowali melaksanakan kegiatan Bersih Pesisir Laut (Coastal Clean Up) di pesisir laut Bahomotefe dan Bahomoahi serta penanaman 2.000 pohon mangrove, pada Sabtu (10/6/2023).

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional dan juga sebagai kontribusi PT Vale dalam gerakan bersih pesisir laut yang diselenggarakan oleh Direktorat Penanggulangan Polusi dan Kerusakan Lingkungan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Hadir dalam gerakan ini, Direktur Proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, Gelora Prasetyo, Manajemen PT Vale, Sekretaris Biro Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali, Anwar Saimu, dan Camat Bungku Timur, Sukman Gamal. Jumlah peserta yang ikut serta dalam gerakan ini mencapai 1.000 orang, terdiri dari 600 orang di pesisir laut dusun Bahomoahi dan 400 orang di pesisir laut Bahomotefe.

Baca jugaMangrove di Balaesang Jadi Kawasan Penahan Tsunami saat Gempa Mapaga, Kini Dibabat

Para peserta terdiri dari karyawan PT Vale, kontraktor, pejabat dari Biro Lingkungan Hidup Kabupaten, kepala dusun, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa, serta siswa-siswi SMP dan SMA dari 13 desa binaan PT Vale.

Kegiatan pembersihan pesisir laut dilakukan sepanjang satu kilometer di pesisir laut Bahomoahi dan 600 meter di pesisir laut Bahomotefe. Setelah membersihkan pesisir laut, seluruh sampah yang terkumpul ditimbang. Total berat sampah yang terkumpul di pesisir laut Bahomoahi mencapai 1.640 kilogram, sedangkan di pesisir laut Bahomotefe berat sampah yang terkumpul mencapai 319 kilogram. Sehingga total berat keseluruhan sampah yang terkumpul dalam kegiatan Bersih Pesisir Laut mencapai 1.959 kilogram, atau hampir mencapai 2 ton.

Sebagai penghargaan kepada para peserta, PT Vale memberikan cenderamata kepada kelompok yang berhasil mengumpulkan sampah paling banyak di dusun Bahomoahi dan Pelabuhan Bahomotefe.

  Puncak Perayaan Dies Natalis Ke-38 Unsimar Poso, Jumlah Pendaftar Sangganipa Dero Kreasi Membludak

Selain mengumpulkan sampah, peserta juga diberikan pemahaman yang relevan. Tim Manajemen Limbah PT Vale “Wehasta” juga mengkampanyekan tentang pentingnya memilah sampah. Sampah yang terkumpul juga dipilah dan dikelompokkan sesuai dengan kategori masing-masing. Dari pemilahan sampah tersebut, teridentifikasi 27 kategori sampah.

Para peserta juga menanam 2.000 pohon bakau atau mangrove sepanjang satu kilometer di pesisir laut Bahomoahi. Camat Bungku Timur, Sukman Gamal mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga pesisir laut dan merawat mangrove yang ditanam pada hari itu.

“Hari ini kita juga akan menanam mangrove. Mangrove ini sangat penting untuk wilayah kita. Agar dapat berkembang dengan baik, mangrove ini membutuhkan perhatian kita untuk menjaganya bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Morowali, Anwar Saimu mengungkapkan apresiasi kepada PT Vale atas gerakan Bersih Pesisir Laut dan penanaman pohon mangrove ini.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PT Vale, terutama gerakan hari ini. Ini merupakan bukti bahwa PT Vale adalah salah satu perusahaan yang sangat peduli dengan lingkungan hidup, semoga perusahaan lain juga dapat ikut serta,” ucapnya.

Anwar juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali sangat mendukung gerakan ini. Dukungan pemerintah dalam gerakan ini meliputi penyediaan kontainer untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta mengirimkan 40 peserta untuk ikut serta dalam gerakan tersebut.

Dalam sambutannya, Direktur Proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, Gelora Prasetyo mempromosikan salah satu nilai yang dipegang oleh PT Vale, yaitu “memuliakan dunia dan rakyat”. Gelora menjelaskan, PT Vale menyadari bahwa sektor pertambangan harus memperhatikan lingkungan hidup. Oleh karena itu, lingkungan hidup merupakan salah satu hal yang sangat ditekankan di PT Vale.

  Alfamidi dan Indomaret Disorot, Disperindag Sebut Bupati Morowali Moratorium Izin

“Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk melestarikan lingkungan. Salah satunya adalah dengan apa yang kita lakukan hari ini,” katanya.

Gelora berharap agar nilai “memuliakan dunia dan rakyat” tidak hanya dilakukan oleh PT Vale, tetapi juga oleh kontraktor PT Vale dan masyarakat di 13 desa binaan. Ia juga berharap agar gerakan Bersih Pesisir ini tidak hanya dilakukan sekali ini saja, tetapi dapat menjadi gerakan yang rutin.

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi ini merupakan awal dari gerakan-kegiatan berkelanjutan kita. Kita bisa membahas bersama dengan Biro Lingkungan Hidup, pemerintah setempat, dan karang taruna untuk melihat kemungkinan agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, mungkin setiap satu atau dua bulan sekali,” tuturnya. (teraskabar)