Morowali, Teraskabar.id– Orangtua Gadis Disabilitas Korban Pencabulan, Aswati Budia (42), menangis di hadapan Kapolres Morowali, AKBP Suprianto.
Warga Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) ini tidak kuasa menahan kesedihannya saat dimintai untuk mengungkapkan perasaannya sebagai orangtua gadis disabilitas korban dugaan pencabulan.

“Saya sudah capek. Tidak ada kejelasan perkara anakku ini,” kata Aswati menutup separuh wajah dengan kedua tangannya seakan menahan suara tangisan yang sudah bercampur kekecewaan dan emosi.
Baca juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Gadis Keterbelakangan Mental di Morowali Diambilalih Polda Sulteng
Suasana kemudian hening. KBO Reskrim Ipda Nico Eliezer yang hadir di ruangan saat itu berinisiatif mengambil tisu, sedangkan Kuasa Hukum korban, Advokat Saiful membuka sebotol air mineral dan memberikannya kepada Aswati.







